Saat ini, kalau berbicara tentang media maka tidak hanya tentang publisher saja. Dengan adanya media sosial, siapapun bisa menjadi orang yang berpengaruh. Kehadiran teknologi sudah pasti bisa dinikmati oleh semua orang, sehingga mereka dengan mudah memiliki akun media sosial. Mereka bisa melakukan apa saja melalui konten yang dibagikan, termasuk mempromosikan sebuah produk.

 

Orang-orang yang memiliki pengaruh di media sosial sering disebut sebagai Key Opinion Leader (KOL). Biasanya, KOL adalah orang-orang yang sudah sangat dikenal, seperti selebritis, tokoh politik, tokoh masyarakat, dan seseorang yang pendapatnya didengar karena dia merupakan ahli di bidang tersebut. Sementara, orang biasa yang memiliki banyak followers dan menjadi trend setter, sehingga apa pun yang dilakukannya banyak diikuti oleh para followers disebut sebagai influencer

 

Anda ingin bekerja sama dengan mereka, namun ragu karena belum tahu berapa biaya yang dibutuhkan? Pada artikel kali ini, Anda bisa mendapatkan cara mengetahui biaya untuk kerja sama dengan influencer.

 

 

Cara Mengetahui Biaya untuk Kerja Sama dengan Influencer

Sebenarnya, tidak terlalu sulit untuk menentukan biaya yang harus dikeluarkan untuk kerja sama dengan influencer. Namun, ada beberapa hal yang mempengaruhi harga atau rate card dari tiap influencer yang ingin Anda ajak mempromosikan bisnis Anda.

 

Umumnya, influencer terbagi dalam beberapa kategori tergantung jumlah pengikut dan niche mereka. Ada juga influencer yang memiliki harga tersendiri dalam menawarkan jasanya karena konten yang mereka sajikan membutuhkan effort khusus. Intinya, Anda perlu mengetahui hal dasar sebelum memilih influencer untuk digital campaign.

 

Hal yang Mempengaruhi Rate Card Influencer

Biaya untuk kerja sama dengan influencerprofesional tentu berbeda dengan influencer biasa. Biaya tersebut biasa disebut dengan istilah rate card. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa hal yang mempengaruhinya, antara lain:

 

  1. Jumlah Follower 

Umumnya, brand memiliki standar minimal follower untuk setiap kerja sama yang mereka lakukan untuk keperluan promosi di media sosial. Anda bisa saja memilih influencer dengan pengikut ratusan ribu orang, tetapi bisa juga memilih orang yang hanya memiliki puluhan ribu pengikut saja. Setiap tingkatan influencerakan memiliki harganya tersendiri. Secara logika, influencer dengan ratusan ribu pengikut memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk lebih diperhatikan saat mempromosikan sesuatu. Namun terkadang, Anda juga harus mempertimbangkan hal lain, seperti engagement dan reach.

 

 

  1. Engagement dan Reach

Untuk menentukan tarif influencer, bisa dilihat dari engagement dan reach yang didapatkan untuk tiap postingan yang mereka miliki. Data tersebut bisa dilihat dari insight yang tercantum pada fitur business profile di Instagram atau statistik di Twitter.

 

Dengan mendapatkan data insight dari influencer yang ingin Anda ajak bekerja sama, Anda bisa melihat performa setiap postingan mereka terlebih dahulu, apakah postingan mereka mampu mendapatkan engagement yang besar? Bagaimana dengan luas jangkauan postingan tersebut? Apakah social media campaign yang diselenggarakan bisa berhasil sesuai harapan? Semakin bagus engagement yang dihasilkan oleh influencer, maka semakin mahal tarif influencer tersebut.

 

Untuk brand, jangan terpaku pada satu platform media sosial saja. Sebab, zaman akan terus berubah, media sosial pun akan mengalami banyak pembaruan, bahkan mungkin ditinggalkan penggunanya karena ada media yang baru. Selalu membuka diri untuk platform baru, dan Anda perlu selalu up to date dalam mempromosikan produk Anda.

 

Hal lain yang menjadikan tarif influencer lebih mahal adalah dedikasinya. Tidak jarang, ada influencer yang hanya mengikuti brief saja tanpa effort lainnya. Misalnya, melakukan promosi tambahan atau sekadar menulis caption yang lebih menarik. Akibatnya, campaign ini menjadi tidak maksimal karena dikerjakan secara asal-asalan.

 

Influencer yang memiliki dedikasi, umumnya memiliki follower yang lebih loyal karena mereka tertarik dengan kepribadian influencer tersebut. Bisa juga karena konten-konten yang mereka bagikan sangat menarik dan bermanfaat bagi para pengikutnya.

 

 

Situs untuk Mengetahui Rate Card Influener

Ada beberapa situs yang bisa digunakan untuk memeriksa rate influencer secara umum. Perkiraan ini dihitung berdasarkan jumlah follower dan berapa besar engagement rate yang dimiliki oleh akun tertentu. Beberapa situs tersebut, antara lain:

 

  1. Socialblade

Situs ini menjadi rujukan untuk melihat seberapa besar penghasilan yang didapatkan oleh seorang YouTuber. Melalui data yang tercantum di sana, Anda bisa memperhitungkan secara umum berapa tarif yang bisa diajukan untuk influencer.

 

  1. Phlanx.com

Sebelum memilih influencer, cari tahu terlebih dahulu berapa engagement rate yang dimiliki dengan kalkulator dari website ini. Selain menunjukkan seberapa besar engagement rate-nya, Anda juga bisa melihat berapa penghasilan yang bisa didapatkan influencer lewat satu post mereka di media sosial. Hal itu menjadi salah satu aspek penentuan tarif yang akan diajukan.

 

Di sini, Anda bisa juga membandingkan satu influencer dengan influencer lainnya. Terutama, yang masih dalam satu niche, misalnya beauty influencer dengan sesama beauty dan seterusnya. 

 

Mendapatkan saran dan rekomendasi dari digital agency di Jakarta yang sudah berpengalaman dalam bekerja sama dengan influencer pun bisa Anda lakukan. Tim agensi bahkan bisa membantu Anda menyusun strategi digital marketing yang paling tepat sehingga berdampak pada perkembangan bisnis Anda. Dengan adanya rekomendasi, Anda bisa mendapatkan talent terbaik dengan attitude yang bagus serta berdedikasi.