Dalam dunia digital agency, Anda pasti sering menemukan istilah KOL Management. Nah, KOL Management itu apa dan di mana bisa mendapatkannya? 

 

Sebelum Anda membaca bahasan lebih lengkap mengenai KOL Management, ada baiknya Anda mengingat lagi apa sebenarnya Key Opinion Leader (KOL) itu sendiri dan peran mereka dalam digital marketing strategy.

 

KOL merupakan singkatan dari Key Opinion Leader. KOL ini biasanya sangat dipercaya pendapatnya oleh para pengikut mereka karena dianggap sebagai ahli dalam suatu bidang tertentu. Peran mereka sangat besar, karena bisa membantu Anda, para pemilik brand, untuk mempromosikan merek, juga produk maupun layanan yang hendak ditawarkan. 

 

Sementara KOL Management adalah cara perusahaan menangani para KOLs yang bernaung dalam manajemen perusahaan, sekaligus untuk membantu mengarahkan mereka agar bisa menjadi agen pemasaran yang baik bagi perusahaan, yang pesan promosinya bisa sampai dengan baik kepada target market yang ditetapkan, terutama audiens dari para KOL itu sendiri.

 

 

Mengenal KOL Management dalam Digital Agency

KOL Management yang baik itu sangat penting karena akan membentuk hubungan yang solid antara perusahaan dan KOL, sehingga dapat bekerja sama melakukan promosi atas suatu brand. Kedua belah pihak harus saling percaya dan berkontribusi dalam kerja sama ini dengan fakta bahwa keduanya memang saling membutuhkan demi tercapainya penerapan digital marketing strategy yang sukses.

 

Tugas KOL Management, antara lain: 

  • Melakukan identifikasi, pemetaan, perencanaan dan keterlibatan KOL dalam semua aspek pemasaran, termasuk digital marketing.  
  • Mengelola penawaran dan mengatur hasil campaign pemasaran yang melibatkan KOL.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan jelas untuk memastikan kinerja campaign yang melibatkan para KOL bisa berjalan baik sesuai kesepakatan.
  • Memiliki keterampilan bernegosiasi sehingga dapat mengembangkan dan memelihara hubungan dengan KOL, selebgram & selebriti.

 

Tugas-tugas KOL Management tersebut harus dipastikan dapat memberikan kontribusi pada seluruh siklus manajemen KOL sehingga ketika penerapan digital campaign dilakukan dapat mencapai misi perusahaan yang sesungguhnya, yaitu peningkatan brand awareness sekaligus bisa meningkatkan konversi berupa naiknya angka penjualan produk ataupun jasa yang ditawarkan. 

 

Beberapa cara untuk memastikan seluruh tugas manajemen KOL bisa tercapai: 

  1. Melakukan Pendataan Secara Detail Terhadap KOL 

KOL Management tidak hanya mampu mendata jumlah followers dari para KOL, namun mengetahui seberapa besar dampak yang bisa dihasilkan campaign yang melibatkan KOL. Memang, jumlah followers sudah tentu berpengaruh pada peningkatan brand awareness suatu perusahaan. Semakin banyak followers yang dimiliki oleh KOL, semakin mudah bagi perusahaan untuk melakukan estimasi atas seberapa banyak konsumen yang akan berubah pikiran setelah melihat pesan yang disampaikan nantinya. 

 

Masalahnya, tetap perlu mewaspadai KOL dengan ghost account atau akun kosong, atau KOL dengan fake followers. Maka tugas KOL Management adalah mencari tahu lebih lanjut mengenai engagement rate dari KOL dan insight secara lengkap yang bisa mereka berikan agar social media strategy maupun social media campaign yang diadakan memberi hasil sesuai yang ingin dicapai perusahaan. 

 

 

  1. Relevansi antara KOL dengan Brand

KOL Management harus menjadi perpanjangan tangan bagian marketing yang mampu membantu perusahaan mendapatkan dampak dari penyelenggaraan promosi yang tepat sasaran. Untuk itu, KOL Management ini harus memiliki kemampuan untuk melakukan analisis terhadap latar belakang dan keahlian para KOL dan melihat kesesuaian serta relevansi KOL tersebut dengan brand sebuah perusahaan.  

 

Manajemen KOL sendiri penting dihadirkan sebagai sarana bagi perusahaan untuk melihat fokus konten dari KOL yang nantinya akan diajak kerja sama. Hal ini juga penting untuk memastikan setiap konten yang diberikan oleh tim marketing dapat diterima dengan baik oleh audiens atau justru sebaliknya. 

 

  1. Memiliki Alur Manajemen yang Rapi

KOL Management menjadi elemen pendorong perusahaan untuk mengetahui angka keterlibatan audiens dengan konten yang dibuat dan dipromosikan oleh KOL yang sepakat bekerja sama dengan perusahaan. Hal ini karena fokus pemasaran terdapat pada konten KOL sehingga di dalam manajemen ini perlu memiliki alur manajemen yang tertata dengan baik. 

 

 

Setiap manajemen campaign umumnya terbagi menjadi tiga fase utama, yaitu fase pra campaign, campaign, dan fase pasca campaign. Setiap tahapan yang dilalui dalam penyelenggaraan suatu kampanye ini memiliki indikator atau skala ukuran yang bisa menetapkan apakah kampanye sudah berjalan dengan baik atau masih perlu perbaikan lagi. 

 

Pengukuran kesuksesan suatu kampanye tidak serta merta bisa terlihat dari meningkatnya angka penjualan produk. Kadang awalnya hanya didahului dengan meningkatnya kesadaran akan merek atau brand awareness perusahaan terlebih dahulu, baru kemudian akan meningkatkan penjualan. Penerapan dan kesuksesan online marketing campaign dengan kampanye offline juga sangat berbeda sehingga indikator penilaiannya juga perlu disesuaikan. 

 

Jika perusahaan Anda saat ini belum memiliki KOL Management sendiri, Anda bisa bekerja sama dengan salah satu best digital agency Indonesia yang nanti akan memberi penjelasan lebih lanjut bagaimana caranya agar digital campaign yang Anda selenggarakan bisa mendapatkan hasil maksimal.