MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Siapa Bilang Tak Bisa Jualan di LinkedIn? Ini 9 Cara Memasarkan Bisnis di LinkedIn

25 Feb  · 
3 min read
 · 
eye 6.904  
Social Media

redcomm

Selama ini LinkedIn adalah platform dan media sosial yang dikenal untuk para profesional membangun jaringan, branding dan untuk mencari kerja. 

Banyak pula yang beranggapan LinkedIn adalah platform untuk memajang Curriculum Vitae (CV) secara online, sehingga mudah mendapatkan peluang kerja.  

Tapi tahukah Anda kalau LinkedIn juga punya fungsi lain, yaitu sebagai media promosi dan pemasaran bisnis yang efektif? Jika ingin tahu penjelasannya, yuk baca artikel ini sampai selesai.

Apa itu aplikasi LinkedIn?

LinkedIn adalah platform media sosial yang memungkinkan Anda membangun jaringan dan networking secara profesional.

Ya, selama ini LinkedIn banyak dianggap sebagai media sosial profesional yang bisa digunakan oleh mahasiswa, fresh graduate, job seeker, atau profesi lainnya untuk mempersiapkan karir, termasuk untuk  melamar kerja. 

Namun ternyata, fungsi LinkedIn tak hanya itu. LinkedIn bisa menjadi media pemasaran yang memungkinkan Anda melakukan online marketing campaign, branding companies, bahkan untuk memasarkan produk dan jasa. 

Untuk bisa melakukan hal tersebut, tentu saja ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, terutama cara memasarkan bisnis di LinkedIn. Lanjutkan membaca penjelasannya ya.

9 Cara Promosi & Memasarkan Bisnis di LinkedIn

1. Optimalkan Profil Perusahaan 

Profil perusahaan adalah titik awal dari upaya pemasaran di LinkedIn. Karena secara umum orang yang menggunakan media sosial akan menilai pemilik akun dari profilnya.

Oleh karena itu, lengkapi profil akun LinkedIn dengan deskripsi tentang bisnis, orientasi bisnis, foto yang jelas, logo yang profesional, hingga tautan menuju ke situs bisnis.


Selain itu, gunakan strategi kata kunci yang relevan dalam deskripsi untuk membantu orang menemukan bisnis Anda dan lakukan update berkala sehingga audiens bisa mendapatkan informasi bisnis secara konsisten.

Jika perlu, instal aplikasi LinkedIn di smartphone dan gadget yang Anda gunakan. Ini cara terbaik agar Anda bisa terhubung dengan orang-orang yang sudah terkoneksi dengan Anda di LinkedIn.

2. Pilih Networking yang Tepat 

Apabila ingin mempromosikan produk agar lebih terkenal di tengah masyarakat, pastikan sudah menyeleksi dengan serius networking LinkedIn dan orang-orang yang terhubung dengan Anda di LinkedIn. 

Sebab, networking profesional yang terseleksi itulah yang akan berinteraksi dengan bisnis Anda. Tujuan dari seleksi ini supaya produk yang dijual memiliki peluang yang lebih besar dikenal oleh para pelaku industri yang sama atau sejenis.  

3. Posting Konten Berkualitas Tentang Produk

Membuat postingan konten di sini tidak melulu berbentuk tulisan atau artikel saja, tetapi bisa pula dalam bentuk infografis, carousel LinkedIn (kumpulan image yang bisa digeser ke kiri oleh pembaca), video yang informatif, foto, dan masih banyak lagi.

Apa pun bentuk konten yang diposting, pastikan Anda membuat konten berkualitas, menarik bisa memberi solusi untuk mengatasi masalah yang audiens hadapi, informatif, atau bisa pula menambah pengetahuan. 

Jika merasa bingung untuk membuat konten yang menarik, maka cobalah bekerja sama dengan tim digital advertising agency Indonesia yang sudah berpengalaman dalam penyediaan konten.

4. Pasang URL Website di Profil LinkedIn

Kelebihan LinkedIn dan cara menggunakannya untuk membangun bisnis bisa dengan menghubungkan atau memasang alamat situs web Anda. Buatlah halaman web khusus berisi informasi lengkap mengenai bisnis, produk, layanan yang tersedia, konten untuk edukasi, dan saluran komunikasi yang bisa digunakan audiens untuk menghubungi Anda.

Contohnya, Anda bisa melihat LinkedIn Red Comm Indonesia. Pada platform tersebut, digital marketing agency yang berkantor di Jakarta, Indonesia, ini mencantumkan alamat website pada bagian about lengkap dengan specialties yang dimiliki.

Adanya tautan situs web di profil LinkedIn akan memudahkan pengguna yang tertarik dengan bisnis Anda mencari tahu lebih banyak di website, sekaligus memudahkan proses promosi dan pemasaran, meningkatkan kunjungan ke situs bisnis, bahkan membuka peluang terjadinya konversi. 

5. Aktif Berinteraksi

LinkedIn bukan hanya tentang aktivitas memposting konten secara teratur, tetapi juga tentang cara Anda berinteraksi dengan audiens. 

Keterlibatan yang tinggi dari saling berinteraksi di LinkedIn bisa membuka peluang banyak hal baik, entah untuk komunikasi menemukan solusi, kolaborasi, kerja sama, dan masih banyak lagi.

Bahkan Anda bisa sekaligus membangun hubungan baik dengan relasi dan calon pelanggan, meningkatkan visibilitas bisnis, sehingga memperluas jaringan atau networking.

6. Gunakan Fitur LinkedIn Company Page

Manfaatkan berbagai fitur yang tersedia di LinkedIn Company Page, seperti Analytics, Showcase Pages, dan Career Pages

Analisis data dapat memberikan wawasan berharga tentang kinerja konten Anda, sementara Showcase Pages memungkinkan Anda fokus pada produk atau layanan tertentu. 

Lalu halaman karir untuk proses rekrutmen, penilaian kinerja, pengumuman lowongan kerja, dan sebagainya.

7. Bangun Kredibilitas dengan Endorsement dan Rekomendasi

Endorsement dan rekomendasi dari klien, rekan kerja, atau mitra bisnis dapat meningkatkan kredibilitas bisnis Anda di LinkedIn. 

Maka, jangan segan meminta orang-orang yang Anda kenal atau yang pernah bekerja sama dengan Anda untuk memberikan testimoni yang mendukung kualitas dan layanan bisnis. 

Hal penting berikutnya, rekomendasi, testimoni, bahkan endorsement dapat membantu membangun kepercayaan, meningkatkan kredibilitas, dan membuat lebih banyak orang tertarik mencari tahu tentang bisnis Anda.

8. Gunakan LinkedIn Ads

LinkedIn Ads adalah cara efektif untuk menjangkau audiens yang lebih besar dan lebih tersegmentasi. 

Gunakan fitur targeting yang tersedia untuk menargetkan iklan kepada audiens yang paling relevan dengan bisnis. 

Selain itu, pastikan untuk memonitor dan mengukur kinerja iklan secara teratur. Cara ini akan membantu Anda mengetahui sukses tidaknya kampanye iklan yang dijalankan.

9. Analisis dan Evaluasi Kinerja Akun

Terakhir, tetapi tidak kalah penting adalah terus lakukan analisis dan evaluasi kinerja kampanye pemasaran di LinkedIn. 

Anda bisa menggunakan data dan analisis untuk mengidentifikasi tren, memahami preferensi audiens, dan menyesuaikan strategi pemasaran sesuai kebutuhan audiens secara lebih baik di masa depan.


Demikian cara memasarkan bisnis di LinkedIn, termasuk kalau Anda mau jualan. Menarik, bukan? Tapi alangkah bagusnya sebelum memasarkan bisnis, Anda bangun dulu personal branding yang kuat. Yuk, baca Cara dan Manfaat Membangun Personal Branding di LinkedIn.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER