MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Istilah Penting dalam CPA Marketing yang Wajib Anda Tahu

05 Jan  · 
2 min read
 · 
eye 6.706  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Istilah dalam marketing ada banyak, seperti Cost per Action (CPA), publisher, offer, landing page, CPA network, conversion rate, dan sebagainya. 

Untuk bisa menerapkan CPA marketing dan mendapatkan hasil terbaik sesuai tujuan yang ingin Anda capai, Anda harus paham berbagai istilah dalam CPA marketing. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu CPA Marketing?

Cost per Action (CPA) marketing adalah strategi pemasaran di mana Anda sebagai pemasar atau advertiser hanya melakukan pembayaran pada iklan ketika target audiens melakukan tindakan tertentu, misalnya melakukan klik, mengunduh aplikasi, melakukan pembelian produk, mengisi formulir, dan sebagainya.

Bisa dikatakan, strategi pemasaran yang satu ini berfokus pada apa yang bisa Anda hasilkan dari iklan, bukan sekadar menampilkan iklan kepada audiens saja.

Istilah-Istilah Penting dalam CPA Marketing

1. Advertiser

Advertiser adalah perusahaan atau individu yang ingin memasarkan produk atau layanan bisnis yang mereka miliki melalui publisher.

Sebagai advertiser, Anda bisa memiliki beberapa tujuan bisnis yang ingin dicapai, seperti meningkatkan kesadaran merek, menghasilkan penjualan, atau mencapai tujuan pemasaran lainnya melalui kampanye periklanan.

Peran pengiklan mencakup beberapa aspek, mulai dari membuat rencana iklan, targeting audiens, dan merancang isi pesan dalam iklan.  

Selain itu, advertiser juga berperan dalam menentukan anggaran biaya iklan, memilih platform iklan yang mau digunakan, optimasi kampanye, dan melakukan analisis tingkat konversi hingga Return of Investment (ROI).

2. Affiliate

Affiliate adalah perusahaan atau perorangan yang mempromosikan dan memasarkan produk milik advertiser

Nanti setiap ada barang yang laku dari hasil promosi yang dilakukan, maka affiliate akan mendapatkan komisi sesuai dengan kesepakatan. Affiliate dikenal pula dengan nama publisher.

3. Conversion Rate

Conversion rate adalah metrik yang digunakan untuk mengukur sejauh mana pengunjung atau prospek berubah menjadi pelanggan saat mereka  melakukan tindakan tertentu yang diinginkan oleh pemilik bisnis. 

Tingkat konversi ini dihitung berdasarkan tindakan yang diinginkan dibagi dengan jumlah pengunjung situs yang mengambil tindakan tertentu dalam periode waktu tertentu. Kemudian dikali 100.

Contohnya: 100 audiens melakukan klik link milik advertiser, dan hanya 10 orang dari audiens tersebut yang menyelesaikan tindakan (mengisi formulir, melakukan pembelian, dsb), maka nilai conversion rate-nya adalah 10%.

Conversion rate juga bisa diartikan sebagai persentase pengguna yang mengunjungi landing page yang digunakan untuk menyelenggarakan kampanye pemasaran.

Mengukur tingkat konversi penting untuk memahami efektivitas kampanye pemasaran, desain situs web, atau strategi penjualan. 

Di saat yang sama, Anda bisa sekaligus mengidentifikasi area mana saja yang memerlukan perbaikan atau optimasi untuk meningkatkan efisiensi dan hasil akhir. 

Jika ingin memahami conversion rate dengan lebih baik, Anda bisa membaca penjelasan lengkapnya di artikel berjudul: Cara Menghitung Conversion Rate dan Faktor yang Mempengaruhinya.

4. Cookie Time Period

Dalam CPA marketing, penggunaan cookie berfungsi untuk melacak tindakan pengguna yang dapat menghasilkan komisi bagi publisher atau pengiklan. 

Cookie adalah file kecil yang disimpan di perangkat pengguna dan mengandung informasi seperti preferensi pengguna, riwayat kunjungan, atau data lain yang berkaitan dengan pengalaman online.

Contohnya, jika situs web Anda menggunakan cookie time period 30 hari dan seorang pengguna mengklik tautan afiliasi, cookie akan tetap aktif di perangkat pengguna selama 30 hari. 

Jika pengguna kemudian melakukan pembelian selama periode itu, publisher dapat memperoleh komisi dari transaksi tersebut.

5. EPC (Earnings Per Click)

EPC atau Earnings Per Click adalah metrik yang berguna untuk mengukur kinerja affiliate dan menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan per klik iklan atau jumlah kunjungan ke landing page.

6. Konversi

Konversi adalah tindakan yang affiliate atau advertiser ingin target audiens lakukan. Contoh tindakannya, misalnya mengisi formulir, memasukkan email untuk berlangganan newsletter, melakukan pembelian produk, mengisi survey, dan sebagainya. Jumlah konversi inilah yang nantinya akan menentukan komisi dan pendapatan publisher

7. Landing Page

Landing page adalah halaman web yang menjadi tempat “mendarat” target audiens untuk melihat iklan milik advertiser, sekaligus melakukan tindakan tertentu yang disarankan. 

Halaman landing dibuat secara khusus untuk melakukan pemasaran dan promosi produk, layanan bisnis, maupun jasa. 

Anda bisa mempelajari secara lengkap mengenai landing page dengan mengikuti topik mengenai Pengertian Landing Page dan Tujuannya Bagi Web Bisnis.

8. CPA Network

CPA network adalah platform yang menghubungkan advertiser dengan affiliate atau publisher untuk bersama-sama melakukan kampanye CPA marketing

Platform ini sekaligus juga bertindak sebagai pihak yang menangani manajemen kampanye, memantau kinerja, serta mengatur pembayaran.

9. Offer

Offer adalah penawaran yang bisa mendorong terjadinya konversi ketika target audiens melakukan suatu tindakan. 

Penawaran ini biasanya dilakukan oleh advertiser dalam bentuk voucher diskon pembelian, konten gratis, atau bisa pula berbentuk hadiah.

10. Publisher/Affiliate

Publisher atau affiliate adalah perusahaan maupun perorangan yang menyediakan ruang iklan bagi advertiser dalam penerapan strategi affiliate marketing. Bentuk ruang iklannya bisa berupa situs web, blog, atau media sosial. 

Dengan kata lain, publisher atau affiliate menjadi partner advertiser untuk mempromosikan dan memasarkan produk dan layanan bisnis milik advertiser di situs web milik mereka. 

11. Payout

Payout adalah jumlah uang yang advertiser bayarkan kepada affiliate atau publisher, setelah jumlah konversi yang menjadi target sudah tercapai. 

Umumnya, nominal payout sudah ditentukan oleh advertiser sebelumnya dan telah menjadi kesepakatan bersama. 

12. Tracking Pixel

Tracking pixel adalah gambar kecil yang ditempatkan pada halaman web untuk melacak tindakan pengguna. 

Tracking pixel berguna untuk membantu advertiser dan affiliate memantau konversi dan kinerja kampanye yang mereka selenggarakan berkaitan dengan CPA marketing


Selain 12 istilah CPA marketing di atas, sebenarnya masih banyak istilah lainnya. Untuk melengkapi pengetahuan Anda, pahami juga Istilah Digital Marketing, mengingat CPA marketing masih menjadi bagian dari penerapan strategi digital marketing.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER