CPA marketing seringkali diaplikasikan dalam website oleh cukup banyak pelaku bisnis, mengingat dari penerapan sistem ini keuntungan yang diperoleh bisa berlipat ganda jika dibandingkan dengan strategi pemasaran lainnya. Lalu, bagaimana cara penerapan CPA marketing dalam model periklanan di media sosial?

 

Apa Itu CPA Marketing?

CPA marketing merupakan singkatan dari cost per action. Istilah ini mengarah pada strategi pemasaran online dengan menggunakan sistem pay per leads yang menghasilkan komisi bagi Anda. Dengan sistem ini, memungkinkan Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih dari respons pengguna. 

 

Beberapa action yang biasa dilakukan oleh pengguna, berupa pengunduhan, instalasi, pengisian form, meninggalkan data diri dan email, atau melakukan pembelian di landing page. Keuntungannya juga berbeda, biasanya antara satu hingga 10% dari total keseluruhan harga produk.

 

Beberapa istilah yang perlu Anda ketahui dalam CPA marketing, seperti publisher sebagai orang yang mempromosikan produk atau brand di website. Kemudian ada advertiser, yaitu perusahaan partnership CPA yang meminta dipromosikan bisnisnya, dan masih banyak istilah lain yang perlu Anda pelajari. 

 

 

Alasan Pemasangan Iklan Menggunakan CPA Marketing

CPA marketing merupakan model periklanan yang bisa dimanfaatkan guna mempromosikan bisnis Anda ke pengguna internet secara luas, bahkan dikatakan lebih menguntungkan daripada pemasangan iklan di Facebook ads, atau lainnya. Alasan pemasangan iklan menggunakan CPA marketing lebih menguntungkan, antara lain: 

 

  1. Mudah Dijalankan

Alasan pertama dari penggunaan CPA marketing adalah mudah dijalankan. Anda hanya memerlukan satu situs web yang aktif, lalu mendaftarkan website tersebut ke CPA network. Kemudian selesaikan beberapa tahapan selanjutnya melalui bimbingan dari Affiliate Manager atau AM.

 

Bimbingan tersebut pada umumnya akan mengajarkan Anda cara pemasangan iklan dan mempromosikan produk pada website Anda. Selanjutnya, sebagai pemilik web, Anda hanya perlu memantau traffic, memproduksi konten relevan, guna mendapatkan click yang mendatangkan lebih banyak keuntungan.

 

 

  1. Modal Minim

Alasan berikutnya, modal yang dibutuhkan dalam menggunakan periklanan CPA marketing tidak terlalu banyak. Bahkan Anda tidak mengeluarkan sejumlah uang saat mendaftarkan website ke CPA network untuk bergabung menjadi salah satu publisher. Satu-satunya yang perlu Anda persiapkan adalah website. Hal ini memang menjadi persyaratan wajib sebelum Anda bisa memasang iklan. 

 

  1. Peluang Untung Semakin Besar

Dalam sekali unggahan pada website, Anda sudah memiliki peluang untuk mendapatkan komisi berlipat. Keuntungan yang diberikan pun disesuaikan dengan banyaknya action dari pengunjung situs web. Jika ingin hasilnya lebih berlipat ganda, maka meningkatkan traffic memang perlu dilakukan dengan cara share konten di media sosial.

 

Anda bisa membayangkan jika website mempunyai 500 pengunjung dalam setiap hari dan satu action yang diberikan akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1000,-, maka komisi yang Anda dapatkan pun bisa semakin besar. Itu makanya, selain mengandalkan konten website dan datangnya pengunjung organik, Anda juga perlu memanfaatkan media sosial dengan maksimal. 

 

 

  1. Jam Kerja Lebih Fleksibel

Jika Anda memilih CPA marketing sebagai strategi pemasaran online yang Anda gunakan,  maka jam kerja yang Anda miliki dalam melakukan proses pemasaran jadi lebih fleksibel. 

 

CPA Marketing memang menjadi pilihan bagi kebanyakan orang untuk memasang iklan. Selain menawarkan kemudahan dalam beriklan, strategi tersebut juga cukup efektif sehingga dipilih oleh pelaku bisnis saat memasang iklan, selain menggunakan media sosial, seperti Facebook ads.