Sistem marketing dari mulut ke mulut atau word of mouth memiliki efek domino yang dahsyat, sebab bisa menyebar dengan cepat dan benar-benar efektif untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa. Rekomendasi dari orang terdekat, baik itu anggota keluarga, kolega, bahkan teman bisa menjadi keuntungan bagi pemilik bisnis.

 

Survei Global Nielsen mengatakan lebih dari 50% penjualan dipengaruhi rekomendasi mulut ke mulut dari sesama konsumen. Hasil jenis marketing ini lebih efektif dan lebih tinggi dibandingkan dengan iklan di TV atau media konvensional lainnya.

 

Namun, seiring dengan perkembangan zaman, informasi digital, dan hadirnya berbagai platform media sosial, word of mouth mulai digantikan dengan peranan seorang influencer.Influencer adalah orang-orang yang berpengaruh di berbagai media sosial dan memiliki pengikut dengan jumlah banyak, yang kemudian bekerja sama dengan brand untuk menjalankan strategi digital marketing guna mempromosikan produk maupun jasa dalam bentuk konten di media sosial.

 

 

Cara Menemukan Influencer untuk Social Media Campaign

Jika Anda berminat mengajak influencer mempromosikan bisnis Anda, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan untuk mendapatkan influencer yang tepat, agar digital marketing campaign Anda mendapatkan hasil yang maksimal. Karena, tujuan Anda melakukan pemasaran digital tentunya mengharapkan timbal balik, seperti penjualan yang meningkat, serta mendapatkan client base yang baru, bukan?

 

Nah, berikut ini beberapa hal yang wajib Anda perhatikan untuk menemukan influencer yang tepat untuk campaign digital marketing Anda, antara lain:

 

 

  1. Relevansi antara Brand dengan Niche Influencer

Sebelum memutuskan bekerja sama dengan influencer, pastikan Anda sudah memeriksa relevansi antara konten dan minat dari pengikut influencer dengan target pasar Anda. Sebab, sebanyak apa pun followers yang dimiliki seseorang, mencapai ratusan ribu bahkan jutaan, hal tersebut tak menjamin bisa memberikan dampak yang besar untuk bisnis jika audiensnya tidak sesuai target market produkAnda.

 

Sebaliknya, ketika Anda memilih influencer yang sesuai pasar Anda, walaupun pengikutnya tidak terlalu banyak, kemungkinan followers mereka menggunakan produk Anda akan jauh lebih besar. Jadi, saat Anda memasarkan skin care, carilah influencer yang dominan dengan niche beauty. Begitu pun saat mempromosikan produk makanan, influencer dengan niche foody tentu akan lebih relevan dibandingkan yang lainnya.

 

  1. Reach yang Menjanjikan

Setelah Anda menemukan influencer yang sesuai dengan kriteria, saatnya membuat kolaborasi pembuatan konten promosi yang bagus. Pastikan konten yang mereka buat akan membantu dalam meningkatkan brand awareness bisnis Anda, sehingga efeknya bisa membuat produk atau bisnis Anda semakin dikenal oleh calon customer baru yang berasal dari reach influencer tersebut.

 

Sebagai contoh, ada dua influencer dengan niche yang sama, tetapi dari segi engagement dan jangkauannya jauh berbeda. Influencer A dengan followers sangat banyak, engagement dan reach mereka kecil. Sementara influencer B, meskipun hanya memiliki followers ratusan atau puluhan ribu, namun jangkauan audiens serta interaksi pada setiap kontennya lebih bagus, organik, dan aktif.

 

Maka, sebagai brand, akan lebih baik jika Anda memilih influencer dengan tipe kedua, sebab lebih potensial untuk membangun interaksi dengan para pengikutnya ataupun mengundang pengguna lain yang bukan followers-nya melalui kekuatan konten dan hashtag. Cara ini bisa memberikan dampak yang baik dalam mempromosikan bisnis, layanan, maupun produk, serta bisa lebih mudah mencapai target digital marketing strategist yang telah Anda tetapkan.

 

 

  1. Pastikan Promosinya Real

Supaya bisa menciptakan respons positif dari calon pelanggan yang baru melalui bantuan dari influencer, pastikan produk yang dipromosikan disukai dan dicoba langsung oleh influencer. Hal itu akan membuat pengikutnya mendapatkan opini yang jujur, sehingga mempengaruhi mereka untuk membeli produk yang sama.

 

Misalnya, Anda menjalin kerja sama untuk produk fashion. Maka pastikan influencer mencobanya sembari mengulas bahan yang digunakan. Sementara jika mempromosikan make-up, seperti foundation, blush on, lipstik, dan lainnya, akan lebih menarik jika influencer memperlihatkan hasilnya atau ada ulasan before dan after pemakaian. Dengan begini, calon customer akan lebih percaya pada brand Anda kalau influencer favorit mereka merekomendasikan suatu produk.

 

Selain itu, agar dampaknya lebih terasa dan long lasting untuk meningkatkan konversi penjualan produk, cobalah membangun kerja sama jangka panjang. Jangan merasa cukup dengan satu kali promosi saja. 

 

Itulah beberapa cara menemukan influencer yang tepat untuk social media and digital marketing campaign yang bisa Anda coba. Pastikan Anda juga selalu up to date dengan perkembangan dunia informasi digital yang begitu cepat, sehingga selalu bisa mendapatkan informasi yang paling baru untuk tiap perkembangan dunia marketing. 

 

Anda juga harus mengerti kemauan target pasar yang bisa berubah-ubah dengan cepat, bahkan bisa saja berubah sebelum Anda menyadarinya. Teruslah berinovasi dengan produk Anda dan mempertahankan kualitasnya. Lalu, dalam melakukan promosi digital, jangan sampai stuck di satu platform media sosial saja, sebab tidak menutup kemungkinan di masa depan akan digeser oleh platform baru yang lebih populer dan membuat yang lama akan ditinggalkan. 

 

Jika Anda bingung untuk melakukannya sendiri, cobalah bekerja sama dengan top digital agency Jakarta dalam merancang strategi yang tepat. Anda juga bisa menghubungi dan mengajak berdiskusi Tim Redcomm di sini.