MENU
SEARCH KNOWLEDGE

7 Cara Brand Memanfaatkan Top Hashtag dalam Penerapan Influencer Marketing

23 Jul  · 
2 min read
 · 
eye 4.451  
Influencer / KOL Marketing

redcomm

Ada banyak cara memanfaatkan hashtag dalam influencer marketing. Hashtag adalah gabungan kata, angka, bahkan emoji, yang diawali dengan tanda pagar (#). Tujuan penggunaan hashtag untuk memudahkan pengguna media sosial menemukan topik-topik yang sesuai dengan apa yang mereka cari. 

Cukup memasukkan kata tertentu yang berhubungan dengan produk, jasa, atau topik yang mau Anda cari, lalu tambahkan hashtag di depan kata, maka Anda bisa menemukan sejumlah konten terkait. 

Nah, inilah 7 cara brand memanfaatkan top hashtag dalam penerapan influencer marketing yang bisa Anda tiru saat mau mempromosikan bisnis. 

7 Cara Memanfaatkan Hashtag dalam Influencer Marketing

Keberadaan hashtag sangat penting dalam penerapan strategi influencer marketing

Hashtag dapat membantu mengarahkan audiens untuk berada dalam satu lingkaran yang sama, saling berinteraksi dengan sesama pengguna dalam konten brand, dan akhirnya bisa membangun brand awareness.

Sama halnya dengan sistem di mesin pencari, semakin sering Anda memastikan penggunaan organik hashtag, maka semakin luas pula jangkauan yang akan Anda dapatkan. 

Bahkan semakin spesifik hashtag, semakin tertarget pula audiens yang bisa Anda raih untuk mensukseskan campaign brand.

Lantas bagaimana cara memanfaatkan hashtag dalam influencer marketing brand?

1. Buatlah Hashtag dengan Tools Gratis

Satu hal yang membuat Anda membutuhkan bantuan untuk memilih hashtag, khususnya dalam penggunaan Instagram, adalah algoritma Instagram itu sendiri. Sebab, tagar atau hashtag merupakan hal yang tricky

Jika Anda memasukkan hashtag yang sama berulang-ulang dari unggahan yang satu ke postingan yang lain, maka akun Anda akan mendapatkan penalti. Sistem otomatis Instagram bisa mengetahui hal ini.

Oleh sebab itu, menggunakan hashtag generator jadi pilihan yang tepat. Tools ini bisa membantu Anda menghindari penalti seperti yang disebut sebelumnya. 

Anda akan mendapatkan rekomendasi tagar yang bisa digunakan, juga memberikan insight mengenai top trending dan hashtag yang cocok dengan kebutuhan brand.

2. Temukan Hashtag yang Trending

Dengan menemukan hashtag yang sedang populer, trending, dan relate dengan konten marketing brand, hal ini bisa membantu mempertahankan konten selalu ada dalam jangkauan pengguna media sosial. 

Untuk mendapatkannya, Anda bisa mengamati tab explore. Pada tab tersebut, cari tahu sebanyak mungkin mengenai berbagai postingan yang sedang digemari masyarakat, termasuk hashtag yang trending.

Ada banyak tools yang bisa membantu Anda menemukan hashtag yang sedang populer, lengkap dengan matriksnya. 

Anda bahkan dapat menggunakan tools tersebut sesuai kebutuhan, mulai dari melakukan riset, serta membuat hashtag sendiri yang masih sesuai dengan produk atau layanan yang hendak dipromosikan.

Selain itu, Anda juga bisa membuat postingan tidak tenggelam dalam banyaknya konten yang dibuat orang lain dalam satu hari.

3. Ikuti Hashtag

Di Instagram sekarang bisa mengikuti hashtag. Tujuannya, supaya Instagram menyeleksi postingan di explore sesuai dengan hashtag yang Anda ikuti. 

Dengan cara ini, Anda bisa melakukan riset kecil mengenai brand lain, apa yang mereka lakukan dalam penerapan digital marketing strategi dan siapa saja influencer yang menggunakan hashtag tersebut.

4. Buat Hashtag Brand Anda Sendiri

Alih-alih hanya mengikuti hashtag populer, alangkah baiknya Anda mulai membuat sendiri untuk brand Anda. Untuk itu, buatlah tagar yang unik, mudah diingat, bahkan bisa pula yang lucu, sehingga menarik perhatian audiens. 

Ketika banyak orang menggunakan tagar yang sama, maka brand Anda pun jadi mudah mereka temukan di explore Instagram atau TikTok.

5. Memantau Performa Masing-masing Hashtag

Anda bisa menggunakan tools untuk melacak performa hashtag dan mengetahui mana yang berpengaruh bagus untuk marketing campaign Anda di media sosial. 

Dengan menggunakannya, Anda bisa memeriksa berbagai data yang dibutuhkan dalam mengevaluasi campaign, mulai dari reach yang dihasilkan, engagement yang terjadi dari tag, termasuk pergerakan kompetitor.

6. Pasang Hashtag di Story

Saat ini, ada banyak platform media sosial yang menyediakan fitur stories. Fitur ini cukup banyak penggemarnya, mengingat konten di dalamnya jauh lebih interaktif dan tetap memungkinkan audiens bisa berinteraksi secara langsung dengan pemilik akun. 

Nah, jika Anda pebisnis yang ingin melakukan promosi dan menyelenggarakan influencer marketing, Anda perlu memanfaatkan fitur ini dengan seoptimal mungkin. 

Caranya, gunakan hashtag, terutama yang jadi ciri khas brand. Kemudian tambahkan penggunaan stiker, gif, tag lokasi, bahkan background musik. Tujuannya agar konten jadi semakin menarik. 

Selain itu, Anda bisa memanfaatkan hashtag untuk membangun engagement yang organik, misalnya untuk swipe up, click hashtag, polling, dan lain sebagainya.

7. Masukkan Call to Action (CTA)  di Caption

Dalam caption, pastikan Anda membuat ajakan yang tegas dan jelas. Tujuannya agar audiens bisa langsung paham dan mengikuti ajakan tersebut. 

Perpaduan hashtag dan call to action yang manis dan memikat, bisa memberi dampak yang sangat bagus dalam mencapai keberhasilan marketing campaign yang Anda selenggarakan.


Bagaimana, sudahkan Anda memaksimalkan penggunaan hashtag yang tepat untuk mencapai keberhasilan strategi marketing. Anda juga bisa lho berkonsultasi dengan digital agency Jakarta yang sudah berpengalaman dalam KOL management dan kampanye influencer marketing. Langsung kontak saja di sini: Tim Redcomm.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

RELATED TOPIC