Di tengah pandemi dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta Work From Home (WFH), tentu Anda sebagai pebisnis maupun tim pemasaran harus menyesuaikan digital marketing strategyyang sudah berjalan dengan kondisi saat ini. Salah satunya dengan mengadakan webinar. Tahukah Anda jika web seminar atau webinar ini berpotensi untuk mengembangkan jangkauan brand hingga 75%? Berdasarkan hasil survei yang dilakukan ON24, disebutkan bahwa webinar dapat membantu marketer atau pebisnis untuk menjaring lebih banyak prospek yang menjanjikan hingga 75%.

 

Potensi-potensi tersebut membuat web seminar semakin sering digunakan pebisnis maupun marketer untuk menjalankan strategi digital marketing. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta efektif, seminar virtual yang Anda laksanakan harus disiapkan sebaik dan sematang mungkin. Berikut ini beberapa cara melakukan promosi bisnis dengan webinar

 

 

Cara Melakukan Promosi Bisnis dengan Webinar

  1. Angkat Tema yang Bisa Jadi Solusi

Sebelum menyelenggarakan webinar yang bertujuan untuk mempromosikan bisnis, Anda perlu menentukan tema yang tepat agar bisa menarik lebih banyak audiens. Pilihlah tema yang menjadi tren dan merupakan permasalahan umum yang saat ini sedang dihadapi masyarakat. Harapannya, audiens bisa menemukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi dengan mengikuti webinar yang Anda selenggarakan.

 

Setelah menentukan tema yang ingin diangkat, Anda perlu mencari pemateri dan memintanya untuk membawakan topik sesuai tema. Lalu, materi yang dibawakan juga harus bisa dihubungkan dengan produk dan brand Anda. Contohnya, karena saat ini banyak pebisnis UKM terkena dampak pandemi Covid-19, Anda bisa mengadakan seminar tentang berbisnis cara baru di era pandemi dengan menghadirkan pakar bisnis, dan sertakan produk atau brand Anda sebagai solusi yang bisa membantu pebisnis menjalankan usahanya.

 

  1. Kenali Audiens untuk Penjadwalan dan Pemilihan Platform yang Tepat

Mengenali target audiens perlu dilakukan sebelum penyelenggaraan webinar agar nanti Anda bisa menentukan jadwal acara dan penggunaan platform yang sesuai dengan audiens Anda. Jika target audiens Anda adalah generasi milenial atau ibu rumah tangga, maka jadwal webinar sebaiknya tidak diselenggarakan pagi hari karena mereka pasti sibuk mengikuti school from home, menjadi PJJ, atau ada kegiatan lain. Sementara jika target audiens adalah para profesional, jadwal webinar di sore hari masih memungkinkan. Intinya, menentukan jadwal yang tepat bisa membuka peluang akan ada banyak audiens yang menghadiri webinar Anda. 

 

Setiap platform memiliki demografi pemirsa yang berbeda, baik dari segi usia, jenis kelamin, hingga pekerjaan. Sesuaikan kriteria tersebut dengan materi yang Anda susun, sehingga seminar online yang diadakan akan sampai ke target yang tepat. Selain itu, pilihlah platform yang tepat, seperti apakah menggunakan YouTube, Google Meet, Zoom, Instagram, atau Facebook. Pertimbangkan koneksi pula sehingga audiens yang menggunakan smartphone maupun laptop bisa mengikuti seminar Anda dengan lancar. 

 

 

  1. Lakukan Promosi dan Sediakan Reminder

Jika seluruh persiapan telah lengkap, sekarang waktunya Anda melakukan promosi mengenai webinar yang akan Anda selenggarakan. Anda bisa membuat konten promosi dalam bentuk banner, infografis, foto, atau video. Sebutkan tema acara, pemateri, dan manfaat yang bisa didapatkan audiens jika mengikuti seminar tersebut. 

 

Bentuk promosi untuk web seminar cukup beragam. Anda bisa menayangkan cuplikan dari seminar-seminar sebelumnya di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Tayangan ini harus dilakukan secara rutin bahkan menjelang hari pelaksanaan. Untuk meningkatkan engagement, Anda bisa menggunakan polling tentang tema atau materi yang ingin peserta seminar dapatkan. Selanjutnya di hari pelaksanaan, Anda bisa menyediakan reminder atau pengingat jadwal acara beberapa jam sebelum acara dimulai. Ini untuk mencegah peserta yang sudah mendaftar malah lupa jadwalnya. 

 

  1. Lakukan Pengujian Streaming 

Sebelum memulai webinar dengan banyak audiens, pastikan Anda mencoba terlebih dahulu format streaming bersama tim Anda. Sebaiknya lakukan sebelum acara dimulai untuk memastikan seminar online bisa berjalan dengan lancar, materi bisa dibagikan di screen, audio jelas, koneksi lancar, dan sebagainya. Periksa fitur apa saja yang bisa Anda manfaatkan agar seminar berjalan lancar dan tak membosankan. Misalnya, di YouTube dan Zoom, ada fitur chatting yang dapat digunakan untuk membuka sesi tanya jawab (Q&A).  

 

Antisipasi pula hal-hal tak terduga seperti koneksi internet yang terputus di tengah streaming dan perangkat tiba-tiba mati di tengah siaran. Kamera juga menjadi alat penting untuk menentukan kualitas visual yang nantinya disaksikan audiens.

 

 

  1. Pasang Target untuk Setiap Seminar 

Langkah terakhir yang akan membantu Anda merancang seminar efektif untuk strategi digital marketingadalah memasang target untuk setiap pertemuan. Perkembangan yang terjadi sepanjang webinartak hanya membantu Anda mengelola bisnis, tetapi juga memotivasi tim yang terlibat. 

 

Manfaatkan fitur-fitur yang disediakan platform untuk mendata audiens yang melakukan streaming seminar. Jadi, Anda akan lebih mudah menentukan materi atau mengubah konsep apabila seminar tidak memenuhi target yang ingin dicapai. 

 

Perhatikan juga hal apa saja yang membuat audiens betah berlama-lama menyaksikan streaming atau justru sebaliknya, banyak yang merasa bosan, lalu memutuskan untuk pergi dari seminar, bahkan sebelum bagian iklan promosi bisnis ditayangkan. Kumpulkan data tersebut dan lakukan evaluasi. Pada webinar selanjutnya, lakukan perbaikan atas materi, kualitas acara, juga materi promosi. 

 

Sebagai referensi bagi Anda ataupun tim, ikutilah webinar dengan tema serupa. Cermati bagaimana narasumber mengajak pemirsa atau peserta seminar masuk ke dalam pembicaraan serta strategi mereka mempertahankannya. Itulah beberapa cara untuk membuat web seminar yang efektif, selamat menyusun seminar untuk digital business Anda!