knowledge
MENU
SEARCH KNOWLEDGE
Mengenal Google D...

Mengenal Google Display Network (GDN), Manfaatnya bagi Pebisnis Online & Jenisnya

26 Feb  · 
3 min read
 · 
eye 30.658  
SEM

Google Display Network Manfaat Dan Jenis

Pernahkah Anda mengunjungi suatu website untuk mencari baju, sepatu, atau produk lainnya, lalu saat membuka situs lain, Anda melihat iklan produk serupa? 

Jika iya, itu adalah contoh dari iklan yang ditampilkan melalui Google Display Network (GDN).

Cari tahu secara lengkap di Redcomm Knowledge kali ini mengenai apa itu GDN, manfaatnya bagi pebisnis online, dan jenis penargetannya.

Apa Itu Google Display Network?

Berdasarkan referensi dari Google, pengertian Google Display Network (GDN) adalah jaringan periklanan berbasis display ads, yang dikembangkan oleh Google, untuk membantu bisnis menjangkau audiens lebih luas melalui berbagai jenis iklan visual. 

Menggunakan layanan ini memungkinkan Anda memasang iklan dalam bentuk banner, teks, gambar, video, atau rich media pada berbagai situs web, aplikasi, dan platform lain yang menjadi bagian dari jaringan Google.

Berbeda dengan iklan di mesin pencari (Google Search Ads) yang bergantung pada pencarian kata kunci, GDN menampilkan iklan berdasarkan perilaku konsumen, minat, dan aktivitas mereka di internet. 

Ini membuat GDN menjadi salah satu strategi periklanan digital yang efektif untuk meningkatkan brand awareness, menjangkau lebih banyak calon konsumen potensial, dan akhirnya dapat meningkatkan konversi.

Satu lagi nih yang membuat jenis iklan GDN istimewa, yaitu iklan yang dibuat menggunakan sistem GDN juga akan muncul ketika pengguna internet sedang bermain game, membuka email, menjalankan aplikasi, dan semacamnya.

Mengapa Pebisnis Perlu Menggunakan Google Display Network?

Saat ini sudah sangat banyak orang yang menggunakan internet, termasuk untuk bekerja dan sekolah. Hal ini membuat mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengakses website dan berbagai platform media sosial. 

Kondisi ini membuat website dan media sosial dianggap sebagai media yang efektif untuk melakukan promosi dan pemasaran produk.

Sebagai layanan periklanan yang dikembangkan oleh Google, GDN diklaim mampu menjangkau hingga 90 persen pengguna internet, terutama mereka yang terhubung dengan layanan Google. 

Ini membuat bisnis Anda akan sangat diuntungkan jika beriklan menggunakan Google Display Network

Bersamaan dengan itu, Google Display Network (GDN) juga menawarkan berbagai manfaat bagi pemilik bisnis online yang ingin memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan efektivitas iklan digital, antara lain:

1. Jangkauan Luas dan Audiens yang Tepat

Dengan lebih dari 35 juta situs web dan aplikasi dalam jaringannya, GDN memungkinkan Anda menampilkan iklan kepada audiens yang lebih luas, termasuk mereka yang mungkin belum mencari produk Anda tetapi memiliki minat yang relevan.

2. Berbagai Format Iklan yang Menarik

GDN mendukung hampir semua format iklan yang dibutuhkan oleh pebisnis untuk melakukan promosi dan pemasaran.

Artinya, Anda bisa membuat iklan berbentuk teks, banner, video, hingga rich media yang lebih menarik untuk menjangkau sebanyak mungkin audiens. 

Iklan yang lebih visual cenderung memiliki engagement rate lebih tinggi dibandingkan teks biasa.

3. Biaya yang Fleksibel dan Efisien

Kalau tidak mau mengalami boncos saat beriklan, maka Anda perlu mempertimbangkan menggunakan GDN. Alasannya karena Google Display Network (GDN) memungkinkan Anda mengatur anggaran iklan sesuai kebutuhan. 

Anda bisa memilih antara model CPM (Cost Per Mille) atau CPC (Cost Per Click), sehingga lebih fleksibel dalam mengontrol biaya iklan. Jangan lupa, Anda juga tetap harus menghitung biaya iklan Google Ads agar tak over budget ya.

4. Targeting yang Canggih dan Akurat

Beriklan dengan memanfaatkan GDN akan memudahkan Anda dalam menargetkan audiens berdasarkan berbagai parameter, seperti:

  • Demografi audiens, mulai dari usia, jenis kelamin, hingga lokasi geografis tempat mereka berada.
  • Memahami minat dan kebiasaan audiens yang sering mengunjungi situs atau topik tertentu di website bisnis Anda.
  • Anda jadi lebih mudah menargetkan audiens yang sudah pernah berinteraksi dengan bisnis Anda sebelumnya berdasarkan intent, untuk kemudian melakukan remarketing atau retargeting.

3 Jenis Penargetan pada Layanan Google Display Network (GDN)

Agar iklan yang dipasang melalui GDN lebih efektif, Anda perlu benar-benar memilih strategi penargetan yang tepat. Berikut beberapa metode penargetan yang bisa Anda gunakan:

1. Keyword Targeting

Penargetan berbasis kata kunci akan membuat iklan Anda muncul di situs yang memiliki konten yang relevan dengan produk atau layanan Anda. 

Misalnya, jika Anda menjual alat kemah, iklan Anda dapat muncul di situs yang membahas tentang kegiatan outdoor, hiking, camping, survival, dan topik terkait lainnya.

2. Topic Targeting

Jenis targeting yang berikutnya berfokus pada penargetan iklan sesuai dengan penawaran produk Anda. Pemasangannya bisa menyesuaikan dengan website yang membahas tentang topik tertentu saja. 

Sebagai contoh, Anda ingin menjual peralatan memasak. Maka iklan produk yang harus muncul adalah panci, wajan, dan sejenisnya. 

Contoh lain, Anda menjual produk kecantikan, maka Anda dapat memilih agar iklan hanya muncul di situs yang membahas skincare atau fashion.

Sederhananya, beriklan menggunakan GDN memungkinkan Anda memilih topik tertentu tempat iklan Anda nanti perlu muncul. 

Dari sini sudah terlihat, GDN sangat memudahkan Anda jika ingin menampilkan iklan secara spesifik, dan GDN berusaha memastikan iklan Anda hanya tampil pada website dengan topik yang sesuai. 

Dengan cara ini, audiens pada topik tersebut juga akan dengan mudah merespons iklan, bahkan melakukan konversi berupa transaksi pembelian atau meninggalkan data untuk menerima tawaran lain dari Anda di lain waktu.

3. Placement Targeting

Sesuai namanya, placement targeting memungkinkan iklan Anda tampil pada website tertentu, terutama website yang banyak dikunjungi oleh orang yang sesuai dengan target audiens Anda.

Dapat dipastikan, web tersebut juga menampilkan informasi yang cocok dengan produk yang Anda iklankan.  

Ada dua cara untuk menerapkan placement targeting, Anda bisa melakukannya secara manual dan otomatis. 

Jika melakukannya secara manual, maka Anda harus melakukan riset terlebih dahulu pada website yang Anda inginkan. 

Sebagai contoh, ada 3 situs web yang menurut Anda sesuai dengan produk yang hendak Anda pasarkan. Dari ketiga web tersebut, Anda harus menemukan mana yang memiliki traffic paling tinggi. 

Jika sudah menemukannya, maka web tersebut bisa Anda pilih untuk menampilkan iklan yang sudah disediakan.

Sementara menggunakan cara otomatis jelas lebih mudah. Automatic placement membuat proses pengaturan iklan dilakukan oleh sistem sesuai pengaturan iklan yang telah Anda buat.

Kalau masih belum benar-benar paham caranya, hubungi Kontak Redcomm saja. Sebagai digital marketing agency Indonesia yang 7x dalam 7 tahun berturut-turut meraih predikat Digital Agency of The Year, Redcomm memiliki tim profesional dan berpengalaman dalam menjalankan iklan digital dengan hasil yang terukur.

Apalagi Redcomm Group juga sudah mendapatkan status sebagai Google Partner Premier. Ini berarti tim Redcomm memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola iklan Google Ads yang sesuai dengan kebutuhan brand Anda.

 

Yuk, mulailah menjalankan strategi iklan dengan Google Display Network (GDN) yang merupakan solusi efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan meningkatkan konversi bisnis online.

Asalkan Anda mengoptimalkan metode penargetan yang tersedia, GDN memberikan fleksibilitas tinggi dalam menentukan strategi pemasaran yang paling sesuai dengan target audiens.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER

RELATED TOPIC