Di era digital informasi saat ini, ada banyak bidang profesi baru yang bermunculan, seperti youtuber, selebgram, hingga admin sosial media. Profesi tersebut hadir seiring semakin banyaknya platform media sosial yang digunakan sebagai media promosi online, baik oleh instansi, selebriti, tokoh terkenal, maupun perusahaan atau brand.

 

Anda tentu pernah melihat iklan lowongan kerja social media specialist atau langsung merujuk secara spesifik pada admin media sosial yang berlalu-lalang di internet, bukan? Pekerjaan yang satu ini cukup populer, terutama di kalangan Gen Z. 

 

Lalu, apa yang terlintas dibenak Anda tentang tugas dan tanggung jawab dari posisi pekerjaan tersebut? Apakah sebatas mempublikasikan konten ke media sosial brand atau perusahaan? Apakah pekerjaan ini termasuk pekerjaan santai seperti yang digaungkan hingga banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkannya? 

 

Jika hal tersebut yang ada dalam pikiran Anda, maka ada beberapa pemikiran yang keliru. Oleh karena itu, pada Redcomm Knowledge kali ini, kami akan menjelaskan beberapa poin utama tentang peran dari admin media sosial, mulai dari tugas hingga tanggung jawabnya. Jadi, ketika Anda tertarik untuk menjadi “mimin”, atau Anda sebagai pebisnis yang hendak mempekerjakan seorang admin media sosial, Anda punya gambaran jelas mengenai job desk untuk admin media sosial.

 

 

Admin Sosial Media Itu Siapa?

Secara garis besar, admin sosial media merupakan seseorang yang dipercaya untuk mengelola serta mengoperasikan segala hal yang berhubungan dengan platformmedia sosial, guna kepentingan promosi atau pun penyampaian informasi dari suatu perusahaan, brand, instansi, lembaga maupun tokoh populer, kepada pengguna internet. Utamanya, kepada followers dari akun media sosial tersebut.

 

Social media admin pun dituntut untuk selalu up to date terhadap tren terkini yang terjadi di jagat dunia maya. Tentunya, agar bisa menyesuaikan konten media sosial yang dikelola dengan pasar yang dibidik.

 

Peran Admin Sosial Media untuk Brand atau Perusahaan

Selain mengelola dan mengoperasikan media sosial, social media admin memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak dari kelihatannya. Tugasnya pun tak sesederhana yang dipikirkan oleh sebagian orang. Selain itu, karena pekerjaannya lebih banyak remote, admin sosial media bisa bekerja tak kenal waktu, alias 24 jam dalam sehari. Berikut ini adalah peran dari admin sosial media yang perlu Anda ketahui. 

 

  1. Menjaga Kerahasiaan Password serta Keamanan Akun

Seperti yang Anda ketahui, menjaga kerahasiaan password serta keamanan akun media sosial itu sangatlah penting. Mengingat, kejahatan di dunia internet selalu ada, apalagi untuk akun-akun penting, dan memiliki tingkat engagement yang tinggi.

 

Untuk itu, selain menjaga agar password akun media sosial tidak diketahui oleh orang yang tak berkepentingan, social media admin pun harus memastikan jika akun yang dikelolanya sudah diatur atau dilengkapi keamanan sesuai dengan versi pembaharuan platform media sosial yang dikelola. Tujuannya, untuk meminimalkan semua risiko yang mungkin terjadi atau hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Seperti misalnya, pembajakan oleh orang tidak dikenal, sehingga menyebabkan citra positif sebuah akun berubah menjadi negatif karena melakukan aktivitas aneh. Anda tentu pernah mendengar tentang akun milik instansi atau tokoh terkenal yang tiba-tiba berkata kasar, menyukai video yang tidak pantas, dan hal negatif lainnya, bukan?

 

 

  1. Merancang Konten untuk Ditayangkan

Sebagai admin sosial media, Anda memiliki tanggung jawab untuk merancang setiap konten yang akan diunggah ke media sosial yang dikelola, dari mulai melakukan riset tentang konten, mempersiapkan gambar atau video, melakukan proses editing, hingga membuat caption atau deskripsi terkait konten tersebut. 

 

Konten-konten tersebut harus dipersiapkan jauh-jauh hari, sebelum waktunya tayang. Tak hanya seputar informasi untuk promosi saja, social media admin pun harus merancang konten khusus, seperti konten giveaway ataupun peringatan hari-hari besar atau nasional yang ada di negeri ini.

 

Itulah mengapa, lowongan pekerjaan untuk posisi admin sosial media biasanya diharuskan memiliki kemampuan basic menggunakan kamera, lalu editing menggunakan software editor, seperti Photoshop, Corel, dan lainnya. 

 

  1. Menjadwalkan Konten Tayang

Setelah selesai merancang konten, admin sosial media juga bertanggung jawab untuk menjadwalkan kapan konten tersebut tayang di media sosial. Adminharus melakukan riset, di jam berapa akun media sosial yang dikelolanya mendapatkan impresi serta engagement yang bagus. Tak jarang, admin sosial media rela begadang atau bangun dini hari demi mengunggah konten di jam yang tepat. Selain untuk menghasilkan interaksi, mempublikasikan pada waktu yang pas, tentunya bisa menambah pengikut akun secara organik.

 

  1. Menjaga Interaksi dengan Followers

Admin media sosial jugaharus menjaga interaksi atau hubungan dengan followers yang ada, seperti menjawab pertanyaan calon pelanggan di kolom komentar, dan direct message, termasuk komentar negatif. Admin sosial media perlu memiliki kemampuan untuk menangani berbagai situasi yang bisa terjadi dalam interaksi di media sosial. Sehingga, jika ada komentar negatif, maka komentar tersebut bisa ditindaklanjuti dengan bijaksana dan akhirnya malah menghasilkan konversi atau dampak positif lainnya.

 

Maka, tak heran jika sebagian besar lowongan untuk posisi admin sosial media mengharuskan kandidatnya merupakan sarjana lulusan Ilmu Komunikasi. Karena, seorang admin yang berhubungan langsung dengan calon pelanggan atau netizen harus memahami tentang cara berkomunikasi yang baik, agar citra perusahaan di mata masyarakat luas, terutama generasi milenial dan gen z, bisa terjaga dengan baik.

 

 

  1. Membuat Laporan Jika Diperlukan

Tak sekadar merancang dan mempublikasikan saja, di perusahaan tertentu, terutama digital agency yang menyediakan layanan admin sosial media untuk klien mereka, admin pun biasanya akan diberikan tugas membuat laporan insight dari akun yang dikelola, mulai dari demografi followers, peningkatan pengikut dan interaksi, hingga unggahan mana yang paling tinggi tingkat engagement-nya.

 

Laporan dari social media admin ini penting. Dengan adanya laporan tersebut, perusahaan terkait bisa menjadikannya sebagai acuan strategi promosi mana yang paling efektif untuk meningkatkan brand awareness maupun konversi.