Video adalah masa depan content marketing. Itulah mengapa, para pemilik bisnis sebaiknya mulai memikirkan strategi marketing yang bisa mereka jalankan melalui video. Sebab, trend konten berbentuk video sudah diprediksi akan semakin booming di tahun 2021. Dengan kata lain, prediksi promosi digital tahun ini akan lebih mengarah pada video atau motion picture media promosi terbaik untuk bisnis Anda. 

 

Motion Picture Adalah

Banyak pebisnis yang mengatakan kalau penggunaan video sebagai konten atau media promosi digital memberikan dampak yang positif. Sehingga tidak heran, banyak marketer yang mulai memfokuskan pemasaran mereka menggunakan konten video.

 

Salah satu strategi marketing menggunakan video yang mulai banyak digunakan, dikenal dengan nama motion picture. Pengertian motion picture adalah suatu teknik yang berfungsi sebagai pelengkap media pemasaran dan dilakukan melalui konten multimedia. Utamanya, melalui video. Untuk penayangannya, motion picture bisa digunakan di berbagai platform media online. 

 

Contoh penerapan teknik ini bisa dengan mudah Anda temukan di berbagai media sosial, seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan lain-lain. Disebut dengan nama motion picture karena di dalam kontennya, Anda bisa menyisipkan animasi sesuai dengan audio atau musik yang digunakan.

 

Jenis-Jenis Motion Picture

Pada penerapannya, ada banyak jenis motion picture yang bisa digunakan untuk melengkapi promosi bisnis atau produk Anda, berikut beberapa jenis konten motion picture yang bisa dicoba, antara lain:

 

  1. Motion Picture dalam Video Profil

Ketika melihat video yang secara khusus membahas mengenai suatu perusahaan atau brand, itu artinya Anda sedang melihat video profil. Video tersebut menjelaskan secara lengkap mengenai semua informasi penting berkaitan dengan profil dari sebuah perusahaan, dimulai dari sejarah berdirinya sampai produk dan layanan, atau bahkan kegiatan. Umumnya, video profil digunakan untuk target audiens yang lebih spesifik. Contoh, calon mitra bisnis, supaya mereka menjadi lebih tertarik untuk bekerja sama.

 

 

  1. Motion Picture yang Bertujuan untuk Branding

Tujuan utama pembuatan video ini, untuk memperkenalkan brand kepada masyarakat. Banyak brand yang membuat video branding dan meluncurkannya pada saat produk hendak launching ke pasar. Anda pasti pernah menemukan salah satunya di beberapa platform sosial media, seperti YouTube dan Facebook. Namun, video branding tidak semata tentang jualan saja, sebab dalam pembuatannya terkandung nilai-nilai dari brand, termasuk visi, misi, dan manfaat adanya perusahaan tersebut bagi masyarakat luas.

 

  1. Edukasi Mengenai Produk Baru dalam Motion Picture Interaktif

Ketika brand ingin memasarkan produk terbaru, Anda tidak bisa secara terangan-terangan menawarkan produk tersebut kepada calon konsumen. Lalu, meminta mereka membeli produk tersebut. Anda bisa menarik minat mereka dengan cara memberikan edukasi terkait produk dalam video atau motion picture yang menarik. 

 

Cara lain, edukasi produk dalam bentuk animasi infografis yang berisi manfaat produk bagi masyarakat juga bisa menjadi jembatan penghubung antara brand dan audiens, yang lebih mampu menarik perhatian audiens. 

 

Memberikan pengetahuan tentang manfaat produk akan memudah pembeli mengambil keputusan untuk segera membeli produk tersebut. Melalui motion picture dalam bentuk video edukasi produk, Anda bisa menyampaikan apa saja yang bisa dilakukan produk Anda untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi konsumen. Cara ini membuat peluang terjadinya konversi penjualan menjadi semakin tinggi. 

 

  1. Video Demo

Sekilas memang tidak jauh berbeda dengan video edukasi. Namun, untuk jenis video yang satu ini lebih spesifik pada fungsi dari sebuah produk, atau bagaimana cara kerja dari sebuah benda. Untuk membuatnya lebih informatif dan meyakinkan, Anda bisa pula melakukan perbandingan dengan produk kompetitor dan jelaskan bagaimana produk Anda bisa lebih unggul dibandingkan produk lain.

 

Untuk membuat video menjadi semakin berkualitas, pikirkan pula strategi digital marketing paling tepat dalam pembuatan kontennya. Anda bisa bekerja sama dengan viral video production yang bernaung dalam salah satu best digital agency Indonesia, dan memiliki pengalaman dalam pembuatan motion picture atau video demo produk yang bisa viral di masyarakat.

 

 

  1. Video Testimoni

Unsur yang penting dalam membangun popularitas sebuah produk maupun layanan adalah testimoni dari pengguna. Semakin baik ulasan yang diberikan konsumen, semakin banyak pula calon pembeli yang akan berdatangan. Sudah menjadi naluri alami jika calon pembeli baru akan percaya dan semakin ingin beli kalau sudah membaca ulasan produk dari orang yang mereka kenal. 

 

Mengenai testimoni atau ulasan produk, sebenarnya ada dua macam, ulasan positif dan ulasan negatif. Nah, kalau produk Anda mendapatkan ulasan dari pelanggan yang kecewa, sikapi dengan bijaksana dan tetap sopan dalam memberi tanggapan atas ulasan negatif. Alangkah baik lagi, kalau Anda bisa memberikan solusi atas kekecewaan yang dialami pelanggan tersebut

 

Hal lain yang perlu diperhatikan, Anda perlu berusaha mendapatkan testimoni dari seorang  yang ahli, yang bisa membuat masyarakat lebih percaya karena testimoni berasal dari orang yang kompeten di bidangnya. Tetapi video testimoni tidak bisa berdiri sendiri, sehingga harus digabungkan dengan beberapa video marketing lainnya yang telah disebutkan di atas.

 

Cara Menggunakan Motion Picture untuk Bisnis

Untuk menjadikan motion picture sebagai media promosi online bisnis terbaik, maka Anda harus melakukan beberapa langkah penting berikut ini:

 

  1. Melakukan Riset dengan Teliti dan Detail

Sebelum memulai produksi video marketing, baiknya lakukan berbagai riset terlebih dahulu dengan teliti dan detail, untuk mengetahui jenis video seperti apa yang disukai oleh audiens pada platform tertentu. Bisa juga dengan memperhatikan beberapa video dari kompetitor.

 

  1. Tentukan Jenis Konten dan Selipkan Makna yang Menggugah Emosi

Tentukan tema dari konten yang akan Anda buat, apakah dalam bentuk wawancara, biografi, film pendek, atau bisa juga konten ringan yang menghibur. Untuk diperhatikan, video atau motion picture tidak selalu soal menjual produk, memasarkan layanan, atau fokus pada promosi bisnis semata, namun pastikan Anda juga menyisipkan nilai moral yang baik dalam video tersebut.

 

 

  1. Maksimalkan Durasi 15 Detik hingga 30 Detik Pertama

Pembukaan video jadi penentuan, apakah audiens akan melanjutkan menonton video Anda atau langsung meninggalkannya begitu saja. Maka dari itu, 15 - 30 detik pertama video Anda harus dimaksimalkan dengan baik. Selain itu, pastikan semua elemen gambar dan teks yang ada dalam video terlihat jelas, juga terbaca dengan baik. Supaya poin-poin pentingnya bisa tersampaikan dengan lebih informatif dan lengkap.

 

Setelahnya, cari tahu juga mengenai waktu tayang yang tepat supaya video promosi Anda dapat menjangkau lebih banyak pemirsa. Informasi dan data ini bisa Anda dapatkan dari insight postingan sebelumnya di platform yang Anda gunakan.

 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai motion picture atau video promosi terbaik yang bisa digunakan untuk membangun bisnis Anda. Semoga bisa menjadi tambahan informasi bagi Anda yang sedang merencanakan strategi marketing baru untuk bisnis yang sedang dijalankan saat ini.