Apakah Anda termasuk orang yang senang menonton film animasi atau video digital marketing berbentuk animasi? Lalu, pernahkah terpikir bagaimana caranya gambar-gambar tersebut bisa bergerak dengan lincah dan smooth, hingga menjadi cerita yang lengkap dan menarik?

 

Jika Anda tertarik dan penasaran dengan profesi animator, atau ingin tahu bagaimana membuat video animasi untuk mendukung digital marketing strategist dari bisnis Anda, mari simak Redcomm knowledge berikut ini terkait keyframe dan kegunaannya dalam video production, juga keyframe artist

 

Pengertian Animasi dan Keyframe

Animasi adalah serangkaian gambar yang digabungkan sedemikian rupa sampai menjadi ilusi gerakan yang bersambung. Jadi, saat seorang animator sedang membuat gambaran adegan untuk animasi, ia harus menggambar semua adegannya dengan detail, satu demi satu. Hal ini dimaksudkan, supaya hasilnya menarik dan berkesinambungan.

 

Agar bisa berhasil membuat rangkaian gambar yang sempurna, animator menggunakan keyframe. Keyframe adalah sebuah bingkai utama yang digunakan untuk pembuatan animasi yang digambar manual. Keyframe mengandung informasi awalan dan akhiran dari sebuah aksi. 

 

Suatu keyframe memuat dua hal. Pertama, menggambarkan aksi atau adegan. Kedua, memberi tahu kapan adegannya berlangsung. Selanjutnya, animator akan menggunakan bingkai ini. Jadi, dengan kata lain, keyframe video production dimaksudkan untuk menjadi model kunci awal dan akhir animasi yang akan dibuat.

 

 

Contoh Gambar Animasi Menggunakan Keyframe

Misalnya, Anda akan membuat seseorang yang sedang melempar bola menjadi gambar animasi dan memerlukan cara untuk memulai gerakannya. Maka, pilihlah beberapa keyframe, lalu mulai menggambar. Awalnya, gambar dulu persiapan melempar bola. Pada bingkai selanjutnya, sedang berada di tengah lapangan. Kemudian, keyframe yang terakhir adalah ketika mengangkat kaki ke udara saat menyeimbangkan tubuh. Dengan menggunakan keyframe tersebut, animator akan melanjutkan sisa animasi sampai gambarnya menjadi lengkap. 

 

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus mengenai apa saja yang harus ada dalam keyframe. Hanya saja, dalam membuat keyframe pastinya merujuk pada suatu adegan dramatis atau adegan penting dalam animasi.  

 

Dalam produksi video atau filmografi, keyframe memang cenderung lebih banyak detailnya dibandingkan dengan bingkai lain. Karena ada kemungkinan, Anda perlu memotong beberapa gambar terlebih dahulu dalam proses membuat animasinya. Dengan menggunakan keyframe, Anda akan sangat terbantu untuk memastikan karakter akan tetap kembali ke posisinya dalam sebuah aksi.

 

 

Apa Keuntungan Menggunakan Keyframe dalam Video Production?

Keyframe akan sangat membantu ketika Anda memerlukan langkah demi langkah dalam pembuatan video animasi. Hal ini, karena saat Anda menggambar dengan tangan, jejaknya akan cepat hilang. Bisa jadi Anda bingung dari mana harus memulainya lagi supaya bisa menyambung gambar yang sebelumnya. Nah, keyframe adalah kuncinya. Keyframe akan menjadi panduan yang bagus untuk Anda ikuti, sehingga Anda bisa menyelesaikan semua gambarnya dengan beraturan dan smooth.

 

Keyframe video production dalam komputer contohnya adalah Cinema 4D. Program Cinema 4D ini bisa memberitahu di mana gambar berikutnya harus diletakkan. Misalnya, ketika memindahkan sebuah bola melintas layar, maka Anda akan memiliki dua keyframe. Satu di sebelah kiri dan satunya lagi di sebelah kanan. Lantas, Anda akan memberikan perintah pada komputer bahwa kedua bingkai tersebut merupakan keyframe yang menjadi tempat dari objek yang akan dianimasikan.

 

Kemudian, komputer akan berjalan dan mengisi semua bingkai yang ada di tengah dengan menggunakan tween. Jadi, tips untuk video production yang cepat dan praktis adalah menggunakan komputer untuk mengisi bingkai di antara keyframe, hingga akhirnya tercipta sebuah video animasi utuh yang bagus.

 

 

Apa yang Dimaksud dengan Keyframe Artist?

Dalam dunia animasi tradisional atau manual, setiap studio animasi memiliki keyframe artist yang bertugas khusus untuk menggambar keyframe dari urutan animasi yang akan dibuat. Biasanya, mereka memiliki bakat yang luar biasa dan mampu membuat gambar dengan sangat akurat. Bahkan tidak jarang, mereka juga sudah berpengalaman di dunia animasi.

 

Setelah menggambar, mereka akan memberikan keyframe ke inbetweener. Inbetweener adalah tim yang akan menganimasikan semua frame yang digambar di antara keyframe awal dan akhir yang sudah ditentukan oleh keyframe artist.

 

Jadi sederhananya, yang dimaksud keyframe di dalam produksi animasi tradisional merupakan sejumlah bingkai individual yang digambar khusus sebagai panduan. Baik untuk animator maupun tim lain yang akan mengisi sisa bingkai yang tersedia di antara keyframe (bingkai utama). 

 

Sementara dalam animasi komputer, yang dimaksud dengan keyframe merupakan bingkai yang akan memberitahu sistem komputer, di mana letak sejumlah objek dan karakter dan kapan waktunya mulai. Jadi, komputer akan tahu posisi dan waktu yang tepat untuk memenuhi bingkai kosong di antara semua keyframe yang sudah ditentukan.

 

Itulah beberapa tips video production yang bisa Anda terapkan dalam pembuatan video animasi, dan sedikit informasi mengenai keyframe video production. Semoga artikel ini bisa memberikan informasi bagi Anda dan memberikan inspirasi, khususnya, bagi Anda yang baru saja terjun ke dunia animasi. 

 

Saat ini, video animasi pun banyak digunakan untuk mempromosikan digital business. Baik itu bisnis kuliner, e-commerce, transportasi online, dan lain sebagainya. Jika Anda tertarik untuk memproduksi video animasi sebagai bagian digital marketing strategist, namun tak memiliki tim animator sendiri, cobalah bekerja sama dengan tim digital marketing agency Jakarta maupun tim digital marketing agency Indonesia.