Media sosial saat ini telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah orang yang bergabung di berbagai platform media sosial, salah satunya adalah Instagram.

 

Data statistik terbaru menunjukkan jumlah pengguna aktif yang saat ini menggunakan Instagram sudah lebih dari 700 juta pengguna. Pakar industri pun mengatakan jika tren kenaikan ini kemungkinan akan terus berlanjut hingga di masa mendatang, mengingat media sosial bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membangun personal branding, memperluas networking, aktualisasi diri, bahkan untuk promosi usaha.

 

Sebagai pemilik usaha, Anda perlu memikirkan cara praktis dalam memanfaatkan berbagai jejaring media sosial, khususnya Instagram. Platform media sosial yang satu ini dapat membantu memasarkan produk dan memperluas jaringan pelanggan Anda.

 

 

Sejak diakuisisi oleh Facebook tahun 2013 lalu, Instagram mulai menawarkan slot iklan bisnis.  Mereka membuka iklan Instagram untuk semua bisnis di tahun 2015 dan bertumbuh pesat hingga tahun 2017 mencapai satu juta pengiklan.

 

Iklan Instagram bisa dikelola dengan tepat di halaman Facebook ads manager, sehingga pengiklan dapat mengakses sejumlah opsi penargetan, serta memungkinkan membuat iklan untuk kedua platform dalam waktu yang bersamaan.

 

Mengapa Anda Perlu Menggunakan Iklan Instagram?

Pada awalnya, promosi melalui media sosial terlihat lebih efektif, namun tanpa adanya strategi pemasaran di media sosial yang baik tentu promosi ini tidak akan berjalan sesuai harapan. Untuk strategi promosi melalui Instagram, Anda bisa mengkombinasikan cara organik dan juga Instagram campaign

 

Berikut cara evaluasi setelah pasang iklan di Instagram agar hasil social media campaign yang ditargetkan bisa tercapai 

 

 

Cara Evaluasi Setelah Pasang Iklan di Instagram

Untuk membuat iklan Instagram, Anda dapat melakukannya di halaman Facebook ads manager. Di dalam satu halaman tersebut, Anda dapat sekaligus mengelola iklan di dua platform, di Facebook dan di Instagram. Artinya, ketika Anda menayangkan iklan di Facebook, Anda bisa sekalian menayangkan iklan yang sama di Instagram. Untuk melakukannya, buka akun Facebook Anda, lalu masuk ke fanpage, dan cari tab Ad Center di bagian atas halaman. Masuklah di tab itu dan mulailah membuat social media strategy untuk iklan dengan target market yang Anda tentukan sendiri. 

 

Setelah Anda membuat kampanye baru, langkah selanjutnya adalah menentukan tujuan dari pemasangan iklan, apakah untuk meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan audiens yang melihat iklan Anda, meningkatkan traffic menuju website bisnis, interaksi dan sebagainya. Dengan kata lain, sebelum Anda mulai melakukan pemasangan iklan, Anda perlu tahu terlebih dahulu tujuan Anda memasang iklan tersebut. 

 

 

Jangan lupa untuk memberi nama campaign yang Anda selenggarakan agar Anda bisa memantau hasil dari pemasangan iklan yang sudah Anda lakukan. Analisis setiap iklan yang telah selesai dilakukan dan lakukan evaluasi terkait, beberapa hal berikut:

  1. Apakah iklan yang Anda buat berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan?

  2. Apakah anggaran biaya iklan yang Anda keluarkan mampu menghasilkan konversi dan transaksi jauh lebih besar dari biaya yang Anda keluarkan?

  3. Apakah target market berhasil dijangkau dengan pemasangan iklan tersebut?

  4. Adakah interaksi yang terjadi pada iklan? Bagaimana tanggapan audiens terhadap iklan tersebut?

 

Dengan melakukan evaluasi atas pemasangan iklan yang Anda lakukan, Anda bisa memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki atau melakukan peningkatan untuk hal-hal yang berhasil Anda capai. Di kampanye iklan berikutnya, lakukan terus analisis dan evaluasi ini sampai Anda menemukan pola pemasangan iklan yang paling sesuai dan paling tepat agar dapat membangun brand awareness dan membuat produk bisnis Anda semakin dikenal luas.