knowledge
MENU
SEARCH KNOWLEDGE
Mengenal AI Overv...

Mengenal AI Overview dan Keterkaitan dengan Strategi Digital Marketing Brand

21 Feb  · 
3 min read
 · 
eye 672  
Teknologi

Mengenal Apa Itu Ai Overview

Perubahan algoritma dan implementasi Artificial Intelligence (AI) di hasil pencarian search engine telah mengubah cara orang mencari informasi.

Tahun 2025–2026 menjadi fase akselerasi di mana hasil pencarian tidak lagi sekadar daftar tautan, melainkan jawaban yang dirangkum secara otomatis oleh AI.

Salah satu perubahan paling signifikan adalah hadirnya AI Overview, yaitu fitur generative search yang menyajikan ringkasan jawaban langsung di halaman hasil pencarian (SERP).

Bagi brand, ini bukan sekadar pembaruan fitur. Ini adalah perubahan strategi dalam implementasi digital marketing. Yuk, baca selengkapnya di artikel ini.

Apa Itu AI Overview? 

Secara sederhana, AI Overview adalah fitur hasil pencarian berbasis generative AI yang merangkum jawaban dari berbagai sumber terpercaya dan menampilkannya langsung di bagian atas SERP.

Alih-alih hanya menampilkan daftar website, ini lho yang biasanya langsung tersedia di AI Overview, di antaranya:

  • Merangkum informasi dari berbagai sumber.
  • Memberikan jawaban langsung kepada pengguna.
  • Mengurangi kebutuhan klik berulang.
  • Menyajikan referensi sumber yang digunakan.

Model ini menggeser search dari link-based discovery menjadi answer-based discovery.

Dengan tersedianya informasi dalam AI Overview, marketer dapat melihat gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana audiens berpikir, mencari, dan berinteraksi di ranah digital.

AI Overview bekerja menafsirkan konteks dan makna di setiap interaksi, membantu marketer memahami bukan hanya apa yang dicari pengguna, tetapi juga mengapa mereka mencarinya.

Dengan cara ini, insight yang Anda dapatkan akan jauh lebih relevan, personal, dan bernilai strategis bagi brand.

Misalnya, ketika seseorang mencari “skincare untuk kulit sensitif”, sistem AI Overview tidak hanya menampilkan produk populer, namun juga menampilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan orang tersebut.

Teknologi ini juga dapat memahami niat pengguna; apakah sedang mencari rekomendasi, membaca ulasan, atau membandingkan harga.

Mengapa AI Overview Penting bagi Strategi Digital Marketing?

Berdasarkan data dan pengalaman yang telah tim Redcomm himpun sepanjang 2024-2025, bahkan hingga saat ini, perubahan pola perilaku audiens dalam mengakses informasi di mesin pencari bukan tren sementara. Berikut beberapa alasannya:

1. Lonjakan Zero-Click Search

Berdasarkan hasil riset dan analisis sepanjang 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 60% pencarian informasional kini berakhir tanpa klik ke website karena pengguna sudah mendapatkan jawaban langsung di SERP.

Artinya, implementasi strategi marketing brand pun mau tidak mau harus berubah dan merujuk pada zero click marketing agar mampu memahami nilai di balik setiap data yang berhasil brand dapatkan.

Ini berarti CTR organik untuk keyword informasional menurun dan brand harus bersaing untuk menjadi sumber referensi AI, bukan hanya ranking #1 di Google.

Jadi alih-alih sekadar melihat angka engagement atau traffic, brand dapat mengetahui alasan di balik interaksi pada kanal yang digunakan. 

Misalnya mengapa audiens tertarik pada topik tertentu, atau apa yang membuat mereka akhirnya mengambil keputusan.

2. Pertumbuhan Generative Search Adoption

Pada data survei global 2025 lainnya juga tersedia fakta bahwa kurang lebih 70% pengguna internet telah mencoba generative search atau AI-powered answer engine dalam aktivitas pencarian mereka.

Adopsi ini meningkat karena mereka bisa mendapatkan jawaban yang lebih cepat, ringkasan lebih jelas, dan pengalaman lebih conversational.

3. AI Mengubah Pola Evaluasi Konten

Model generative AI tidak hanya menilai keyword density, tetapi juga pasti memperhatikan struktur informasi, kredibilitas domain, konsistensi topik, kejelasan entitas, hingga kedalaman insight

Ini berarti penerapan strategi SEO tradisional tidak lagi cukup. Anda perlu bergegas untuk mengambil langkah strategis menerapkan strategi AI marketing, misalnya dengan menggandeng AI digital Agency seperti Redcomm Indonesia.

Redcomm adalah digital agency yang mengedepankan AI di dalam proses, proposal marketing dan services yang mereka tawarkan kepada brand.

Kemenangan 8x dalam 8 tahun berturut-turut yang telah Redcomm raih sebagai Agency of the Year bukan hanya soal prestise, tetapi juga bukti bahwa Redcomm terus berevolusi dan beradaptasi dengan perubahan industri.

Di era di mana AI dan data menjadi baseline baru, tantangannya adalah menjaga kreativitas tetap tajam, strategi tetap relevan, dan inovasi tetap menghasilkan dampak nyata untuk merek.

Redcomm telah menunjukkan bahwa integrasi AI bukan sekadar tools adoption, tetapi transformasi strategi menyeluruh, termasuk dalam optimasi konten untuk AI Overview dan GEO.

Bagaimana AI Overview Membantu Brand?

Kekuatan utama AI Overview terletak pada kemampuan untuk menyatukan data lintas platform dan membentuk satu pemahaman utuh tentang audiens.

Dari hasil pencarian di Google, interaksi di media sosial, hingga aktivitas di marketplace, semuanya dapat dianalisis untuk melihat pola perilaku konsumen secara lebih komprehensif.

Dengan insight semacam ini, brand dapat mengetahui bagaimana audiens berpikir, bereaksi, dan berpindah dari satu tahapan ke tahapan lain dalam pengalaman digital mereka.

Selain itu, AI Overview dapat membantu brand dengan cara:

1. Authority > Traffic

Fokus tidak lagi semata-mata pada traffic volume, tetapi pada brand visibility dalam AI-generated answers.

Jika brand disebut dalam AI Overview, maka kredibilitas brand meningkat, persepsi authority menguat, dan brand akan memiliki awareness lebih luas meski klik berkurang.

2. Konten Harus Lebih Mendalam

Konten dangkal cenderung diabaikan. AI memilih sumber yang memberikan konteks, menyertakan data, serta menawarkan insight, bukan hanya definisi.

3. Pergeseran Menuju Generative Engine Optimization (GEO)

GEO adalah evolusi dari SEO yang berfokus pada answer-first structure, snippet-ready paragraph, FAQ format, internal linking kuat, topical authority, hingga entity clarity.

Artinya Anda sebagai pihak brand harus mampu mengoptimalkan konten untuk manusia dan mesin generatif sekaligus di sepanjang tahun 2026 ini.

Kaitan AI Overview dan Strategi Digital Marketing Brand

Penerapan strategi digital marketing yang tersusun dengan tingkat akurasi lebih tinggi, mulai dari menentukan pesan campaign, timeline posting, hingga jenis konten yang paling relevan dengan target pasar sudah tidak lagi cukup.

Saat ini, Anda juga harus memprioritaskan agar semua konten brand bisa masuk dalam AI Overview. Mengapa? 

Karena AI Overview memungkinkan brand untuk tidak hanya “berbicara kepada audiens”, tetapi juga “berbicara dengan pemahaman yang lebih mendalam” tentang mereka.

Pada dasarnya, pendekatan AI Overview ini memungkinkan brand untuk:

  • Menghubungkan data dan konteks dalam satu pemahaman yang lebih utuh.
  • Mengantisipasi perubahan tren dan perilaku pasar, bukan hanya bereaksi setelahnya.
  • Mengambil keputusan strategis berbasis insight, bukan sekadar asumsi atau intuisi.

Dengan kemampuan semacam ini, AI Overview memberi ruang bagi brand untuk menjadi lebih proaktif.

Brand juga dapat membaca niat, konteks, dan makna di balik setiap interaksi digital, teknologi ini membantu brand menciptakan komunikasi yang lebih personal dan berkesan.

Dalam strategi marketing artinya menyesuaikan strategi lebih awal, menjaga relevansi, dan tetap kompetitif di tengah perubahan pasar yang serba cepat. 

Ingin memastikan strategi digital marketing brand Anda tetap relevan di era AI? Diskusikan bersama tim ahli Redcomm untuk solusinya!

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER