MENU
SEARCH KNOWLEDGE

9 Faktor Penting yang Perlu Anda Perhatikan Saat Membuat Bisnis Plan

07 Dec  · 
2 min read
 · 
eye 909  
Business

redcomm

Bisnis plan adalah fondasi dari setiap usaha yang sukses. Tanpa perencanaan yang baik, sulit untuk mencapai tujuan dan meraih kesuksesan dalam dunia bisnis yang kompetitif. 

Itulah sebabnya, Anda perlu memperhatikan beberapa hal penting yang diulas di artikel ini untuk memastikan bisnis plan yang Anda buat efektif dan mendukung perkembangan bisnis yang berkelanjutan. Yuk, baca selengkapnya.

1. Bisnis Plan Sebagai Panduan

Bisnis plan adalah fondasi penting yang membantu mengidentifikasi peluang dan tantangan sehingga Anda bisa mengambil keputusan terbaik. 

Maka buatlah bisnis plan secara detail, lengkap, dan praktis untuk di implementasi. Di dalamnya harus merinci visi, misi, tujuan bisnis, dan strategi untuk mencapainya.

2. Ada Tujuan yang Jelas

Di dalam bisnis plan harus ada penjelasan mengenai tujuan yang ingin Anda capai. Tentunya tujuan tersebut harus jelas dan terukur, seperti:

  • Peningkatan angka penjualan lengkap dengan angkanya secara jelas.
  • Ekspansi dan perluasan pasar dengan penjelasan luas wilayah dan demografi.
  • Inovasi produk yang mau dilakukan.

3. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Membuat bisnis plan haruslah menggunakan bahasa yang mudah dipahami, ringkas, dan jelas. Penggunaan bahasa yang efektif dalam menuliskan bisnis plan bukan hanya tentang menyajikan informasi, tetapi untuk membangun pemahaman yang seragam di seluruh tim dan mitra bisnis. 

Dengan bahasa yang ringkas dan mudah dipahami, komunikasi mengenai strategi bisnis menjadi lebih lancar dan efisien. Dampak akhirnya, setiap individu yang terlibat dapat berkontribusi aktif mengimplementasikan rencana bisnis hingga mencapai keberhasilan.

4. Kenali Audiens yang Membaca Bisnis Plan

Anda perlu mengenali dan mencari tahu siapa saja audiens yang akan jadi pembaca bisnis plan. Apakah mereka investor individu atau perusahaan? 

Apakah mereka memiliki latar belakang industri yang sama dengan bisnis Anda atau tidak? Apakah mereka lebih berfokus pada angka-angka keuangan atau visi jangka panjang?

Mengetahui karakteristik audiens akan membantu Anda menyusun rencana bisnis yang sesuai dan relevan dengan kebutuhan dan pembaca. Artinya, kalau audiens akan berfokus pada angka dan data, maka di dalam business plan harus ada angka dan data tersebut.

5. Identifikasi Target Pasar secara Spesifik

Di dalam bisnis plan harus ada bukti hasil identifikasi target pasar yang sudah Anda lakukan secara spesifik. 

Hasil riset ini akan membantu Anda memahami kebutuhan pelanggan sekaligus relevansinya dengan produk maupun layanan bisnis. Di saat yang sama, Anda juga jadi punya data terkait persaingan pasar dan kompetisi dengan kompetitor.

Lalu, hasil identifikasi ini hubungkan dengan strategi promosi dan pemasaran yang akan Anda implementasikan dalam menjalankan bisnis. 

6. Ada Bukti Pendukung

Bukti pendukung, seperti laporan keuangan, pencapaian, referensi, dan data pasar digunakan untuk memverifikasi klaim dan proyeksi dalam rencana bisnis, serta menegaskan bahwa perusahaan Anda memiliki potensi untuk meraih keberhasilan pada target market yang ditentukan

Di saat yang sama, melampirkan bukti pendukung dalam business plan menjadi dasar yang kuat untuk bisa meyakinkan pihak-pihak yang membaca bisnis plan buatan Anda, termasuk investor, pemberi pinjaman, atau calon mitra bisnis.

7. Singkat, Padat, Tidak Bertele-tele

Sebaiknya, penyusunan bisnis plan harus secara ringkas, padat, dan tidak bertele-tele. Anda dapat membuat rangkuman informasi dalam format yang sederhana, sehingga bisnis plan menjadi lebih efisien. 

Caranya, Anda bisa menghindari kata-kata yang berlebihan dan lebih menonjolkan elemen penting dalam bentuk bullet point atau intisari data. Ini akan memudahkan pembaca untuk memahami rencana bisnis Anda dengan lebih cepat. 

8. Proyeksi Keuangan yang Akurat

Pastikan proyeksi keuangan Anda realistis dengan merinci sumber data sekaligus sumber dana yang lengkap. 

Selain itu, Anda perlu menggunakan tren historis dan data pasar terkini untuk mendukung proyeksi keuangan yang Anda ajukan. 

Ini akan memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa Anda sebagai pemilik perusahaan memiliki pemahaman yang baik terhadap kondisi perusahaan dan peluang yang tersedia dan bisa dimanfaatkan.

9. Penjelasan Realistis dan Terperinci

Business plan sebaiknya Anda susun dengan cermat dan realistis. Sebab, rencana bisnis ini akan menjadi dasar dan landasan yang kuat untuk menjalankan bisnis dengan lebih baik.

Apalagi kalau di dalamnya, Anda sudah memperhitungkan kemungkinan hambatan, sekaligus solusi untuk mengatasi hambatan tersebut. Otomatis proses pengambilan keputusan menjadi lebih efisien dan pelaksanaan strategi pengembangan bisnis juga bisa lebih efektif.


Semoga 9 Faktor Penting Membuat Bisnis Plan di atas dapat membantu Anda membuat rencana bisnis yang efektif demi pengembangan berkelanjutan. Jika membutuhkan diskusi terkait pengembangan bisnis lainnya, Anda bisa kontak tim Redcomm.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER