KNOWLEDGE
MENU
SEARCH KNOWLEDGE

9 Faktor Penentu Membuat Foto Produk yang Bagus untuk Promosi

14 Dec  · 
2 min readdd
 · 
371  
Social Media

redcomm

Foto produk yang bagus tidak hanya bisa menarik perhatian calon konsumen terhadap produk Anda Lho. Tetapi juga bisa membangun identitas brand dan mempengaruhi keputusan konsumen untuk segera membeli produk Anda. Itulah sebabnya, membuat foto produk tidak bisa asal jepret. Yuk baca ulasan lengkap tips membuat foto produk yang bagus dari artikel Redcomm Knowledge kali ini.

9 Tips Mudah Bikin Foto Produk yang Menarik Perhatian Konsumen

Kamera dengan Hasil Foto yang Bagus

Untuk menghasilkan foto produk yang bagus, sebenarnya Anda tidak perlu menggunakan kamera mumpuni, seperti menggunakan DSLR, SLR, atau mirrorless. Kecuali memang Anda sudah memiliki kamera tersebut. 

Sebab, saat ini sudah banyak smartphone dengan kamera yang bisa menghasilkan foto jernih, jelas, dan tajam. Anda tinggal pelajari saja cara dan teknik take foto produk menggunakan smartphone. 

Menentukan Lokasi Pemotretan

Dalam proses pengambilan foto, tentukan dulu lokasinya, apakah indoor atau outdoor. Jika indoor, maka Anda perlu menyesuaikan ruang dengan konsep dan produk yang mau difoto. Sementara jika memiliki outdoor, maka pastikan suasananya sesuai dengan produk Anda. 

Contohnya: produk skincare, seperti sunscreen, cocok sekali jika memilih lokasi pengambilan fotonya di pantai dengan model yang berada di bawah terik matahari. Sementara untuk produk pakaian pesta, misalnya, bisa pilih lokasi pengambilan foto indoor dengan dekorasi background sesuai suasana pesta. Dengan cara ini, foto produk Anda akan terlihat lebih hidup.

Pencahayaan yang Cukup

Pencahayaan yang cukup menjadi faktor penentu bagus tidaknya hasil foto. Sebab, cahaya yang terang membuat foto Anda jadi lebih jernih dan jelas. Untuk pengambilan foto di luar ruangan dengan memanfaatkan cahaya matahari, sebaiknya antara jam 8 sampai jam 10 pagi. Sementara kalau sore hari, bagusnya di jam 3 sampai jam 5 sore. 

Bagaimana kalau foto produk dilakukan di dalam ruangan? Ya, Anda perlu menggunakan cahaya tambahan atau lighting. Namun pastikan cahayanya tidak terlalu terang ya, karena bisa mengaburkan warna dan detail produk. Selain itu, hindari juga penggunaan fitur flash atau blitz.

Pilihan Latar Belakang atau Background yang Tepat

Bagi Anda yang baru pertama kali mencoba melakukan foto produk, sebaiknya gunakan warna putih saja untuk latar belakang foto. Warna putih adalah warna yang netral dan tidak membuat calon konsumen gagal fokus. Selain itu, tampilan foto jadi lebih bersih dan memudahkan proses editing. Dengan catatan, warna produk tidak didominasi warna putih ya.

Selain warna putih, Anda juga bisa menggunakan latar belakang lain yang sesuai dan dapat membuat produk Anda lebih menonjol. Jika memungkinkan, gunakan saja studio mini buatan sendiri. 

Perhatikan Sudut Pengambilan Gambar

Ada banyak jenis angle dalam fotografi. Untuk foto produk umumnya lebih banyak menggunakan eye level, low angle, high angle, dan flat lay. Anda perlu memilih sudut pengambilan gambar yang tepat sesuai produk yang ditawarkan. Contoh, untuk makanan yang disajikan di piring atau mangkuk, sebaiknya menggunakan angle flat lay. Sementara produk pakaian lebih cocok memakai teknik eye level atau normal (sejajar dengan pandangan mata).

Gunakan Tripod

Disadari atau tidak, memotret langsung beberapa foto dalam satu waktu tanpa bantuan tripod umumnya posisi bisa bergeser sedikit demi sedikit dari pengaturan awal. Nah, jika ingin hasil foto yang konsisten, sebaiknya gunakan tripod. Selain hasil yang stabil, tangan Anda juga jadi tak terlalu lelah.

Siapkan Properti untuk Mempercantik Tampilan Produk

Saat memvisualisasikan produk dalam bentuk foto, Anda bisa menambahkan properti, bahkan menggunakan bantuan model. Properti yang tepat akan mempercantik tampilan produk yang ingin Anda promosikan. 

Contoh: produk kosmetik, bisa menggunakan properti, seperti peralatan make-up, taburan glitter, dan sebagainya. Untuk produk sepatu, bisa menggunakan properti pendukung, misalnya dus putih yang sandaran sepatu. Gunakan kreativitas Anda sehingga foto produk jadi terlihat unik dan menarik.

Hindari Penggunaan Fitur Zoom

Untuk menghasilkan foto yang bagus, hindari penggunaan fitur zoom pada kamera. Sebab, bisa membuat hasil foto terlihat dan banyak noise. Akan lebih baik jika Anda mendekatkan kamera pada produk dibanding melakukan zoom.

Proses Editing Tetap Penting

Sebagai sentuhan akhir dalam menyempurnakan foto produk, lakukan proses penyuntingan. Anda bisa menggunakan aplikasi edit foto di komputer maupun di smartphone. Namun pastikan editing yang Anda lakukan tidak berlebihan agar hasil foto tetap serupa dengan kondisi produk aslinya. 


Dari 9 tips foto produk di atas, mana yang sudah Anda terapkan? Setelah punya banyak koleksi foto produk untuk mempromosikan bisnis Anda di media sosial, jangan lupa terapkan juga social media marketing yang tepat ya. Cek di sini Cara Memulai Social Media Marketing untuk UKM.


RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

RELATED TOPIC