Walaupun Anda sudah mempercayakan penerapan strategi digital marketing, termasuk pemasangan iklan Google Ads kepada advertising agency Jakarta misalnya, sebaiknya Anda harus tetap memahami tentang Google Ads. Anda perlu belajar mengatur iklan di Google Ads agar jadi lebih yakin, apakah pemasaran online melalui saluran Google ini sudah efektif bagi usaha Anda atau belum. Untuk itu, coba ikuti panduan dalam pengaturan iklan di bawah ini.

 

4 Tips Pengaturan Iklan pada Google Ads

  1. Kenali Sasaran Audiens Anda

Menentukan sasaran iklan adalah bagian terpenting dalam membuat digital campaign di Google Ads. Sebab, saat Anda sudah mempersiapkan iklan dengan sebaik mungkin, Anda tetap memerlukan audiens yang tepat untuk dapat menghasilkan konversi.

 

Jadi, kenali sasaran audiens Anda dan lakukan penargetan audiens, mulai dari demografi (usia, lokasi, perangkat, dan lainnya), affinity, in-market, custom intent, remarketing hingga pemirsa yang serupa. Jangan lupa, tentukan pula penargetan konten, seperti topik yang sesuai dengan target, penempatan iklan, penggunaan kata kunci, dan perluasan untuk pencarian.

 

 

Contoh, kalau Anda memiliki bisnis di bidang fashion dengan salah satu produknya berupa jaket Jeans dan berlokasi di Jakarta. Anda bisa menargetkan kata kunci “Jaket Jeans Murah” dan “Jakarta dan sekitarnya” sebagai lokasi iklan. Jadi, ketika audiens mencari “Jaket Jeans Murah” di Google, iklan Anda akan muncul di hasil pencarian.

 

Dengan kata lain, kalau Anda tak menentukan sasaran iklan dengan baik, iklan yang dipasang akan sulit menghasilkan klik maupun konversi pada penjualan. Akibatnya, kemungkinan iklan Anda tampil pada audiens yang tepat jadi lebih kecil peluangnya. 

 

  1. Lakukan Riset Keyword atau Kata Kunci

Keyword atau kata kunci adalah komponen krusial dalam pemasangan Google Ads karena Google hanya akan menunjukkan iklan dengan keyword yang sama, mirip, atau cocok dengan keyword yang telah Anda tentukan di iklan Google Ads Anda.

 

Berikut ini merupakan 4 tipe keyword yang terdapat pada Google Ads:

    • Broad Match Modifier

Broad Match Modifier sama halnya dengan Broad Match, tetapi mendapatkan penambahan modifikasi dengan menggunakan simbol “+” sebelum keyword. Penambahan tanda tersebut akan membuat iklan Anda hanya akan tayang apabila audiens mengetik keyword setelah tanda plus (+). Dengan cara ini, Anda tidak hanya menargetkan kata kunci berupa sinonim kata atau yang berkaitan saja, namun juga menargetkan kata kunci yang digunakan, termasuk typo.

 

Contohnya apabila menginput keyword “+Jaket” dan “+Jeans” pada iklan, ketika audiens mengetikkan kata yang mengandung dua kata tersebut, iklan Anda berpeluang besar akan muncul di hasil pencarian.

 

 

    • Phrase Match

Phrase Match memungkinkan Google menunjukkan iklan dengan keyword pilihan Anda yang memiliki urutan sama atau berupa frasa. Contoh, apabila Anda memilih keyword “Jaket Jeans Murah” maka saat audiens memasukkan kata kunci Jaket Jeans Biru Dongker” ataupun “Jaket Jeans Bandung”, iklan Anda akan tetap muncul. Untuk memastikan tipe keyword ini, Anda hanya perlu memasukkan keyword di antara kutipan / ciri kutip (“).

 

    • Exact Match 

Sesuai dengan namanya, opsi ini hanya muncul saat seseorang mencari dengan sebutan atau pencarian yang identik serta mirip dengan keyword yang Anda pilih. Jika Anda menetapkan keyword “Jaket Jeans Bandung”, maka iklan yang muncul di hasil pencarian hanya iklan dengan frasa yang sama tanpa tambahan di depan atau belakangnya.

 

Cara untuk menetapkan kata kunci Exact Match, Anda hanya perlu meletakkan kurung siku pada keyword yang ditetapkan. Contoh: [Jaket Jeans Bandung]. Exact match dapat jadi metode yang nyaman guna menghemat anggaran, tetapi sangat lama dalam mempromosikan iklan Anda.

 

  1. Buat Ads Campaign yang Berbeda pada Iklan

Google Ads menyediakan banyak fitur untuk menyelenggarakan banyak kampanye iklan dalam satu waktu, seperti kampanye jaringan penelusuran, jaringan display, aplikasi, shopping, dan video. Gunakan seluruh fitur yang bisa membantu Anda dalam digital marketing campaign. Walaupun dengan cara ini anggaran atau biaya yang dibutuhkan jadi lebih besar, tetapi Anda bisa memperoleh lebih banyak keuntungan atau konversi yang setimpal pada Return of Investment (ROI) bisnis Anda.

 

 

  1. Jalankan Tracking pada Iklan Anda

Jalankan tracking atau monitoring pada setiap iklan dengan ads reporting, analytic, ataupun dengan tool tracking lain. Tracking adalah komponen penting yang perlu diperhatikan dan dilakukan dalam rangka memastikan efisien tidaknya iklan.

 

Itulah 4 tips pengaturan iklan pada Google Ads yang bisa Anda terapkan sebagai acuan untuk memastikan, mana iklan yang mempunyai traffic yang besar serta mana yang tidak. Jangan lupa memberi sedikit sentuhan pada judul ataupun deskripsi iklan Anda, serta buat perubahan secara berkala agar iklan semakin efektif. Jangan takut untuk bereksperimen dalam menerapkan berbagai fitur yang tersedia di Google Ads. Semakin sering Anda mencoba, data yang bisa Anda dapatkan akan semakin banyak dan berguna untuk membuat  iklan Anda jadi lebih efisien untuk jangka panjang.