Menggunakan animation flipbook dalam mempromosikan suatu produk banyak dilakukan oleh marketer. Hal ini, tak lepas dari perkembangan teknologi yang kian pesat. Penggunaan smartphone, sebagai media praktis untuk melakukan banyak aktivitas sehari-hari, ternyata memiliki banyak dampak positif bagi mayoritas masyarakat. 

 

Kebiasaan membawa smartphone ke mana pun mereka pergi, dipandang sebagai peluang oleh para pemilik usaha. Promosi digital dinilai lebih efisien jika mengutamakan user dari kalangan pengguna smartphone tersebut, baik dari sisi sumber daya ataupun biaya, dibandingkan cara promosi secara konvensional.

 

Namun, ketatnya persaingan di dunia digital menuntut para pengusaha harus mampu membuat konten yang menarik dan unik guna meraih atensi publik.

 

Ada beragam media promosi online yang digunakan pengusaha untuk mempromosikan usahanya. Namun, sebelum masuk pada pembahasan macam-macam media promosi, ada baiknya Anda memahami definisi dari media promosi itu sendiri.

 

Bisa dibilang, media promosi adalah tempat meletakkan konten yang dibuat untuk menarik perhatian calon pembeli. Sedangkan, media promosi visual adalah tempat yang bisa digunakan untuk memasang media promosi berbentuk visual.

 

Sebagai pengusaha, Anda harus jeli memilih media yang tepat untuk meletakkan konten promosi Anda.

 

Macam-Macam Media Promosi Visual yang Biasa Digunakan

 

 

  • Brosur

Brosur merupakan lembaran yang dilengkapi gambar atau tulisan untuk menarik perhatian calon pembeli. Brosur biasanya dicetak ketika ada event tertentu, seperti konser musik yang menciptakan kerumunan. Hal ini dinilai sebagai momen yang tepat untuk membagikan brosur, karena melibatkan banyak orang di dalamnya.

 

Salah satu kekurangan media promosi ini, penyebaran brosur yang tidak tepat sasaran akhirnya hanya menghabiskan biaya promosi. Terlebih, jika brosur dibagikan oleh tim yang tidak memiliki etos kerja tinggi. 

 

Brosur biasanya dibagikan secara asal agar cepat habis. Kekurangan lain, kertas brosur yang telah dicetak tentunya tidak bisa difungsikan secara maksimal seperti sebelum terkena tinta.

 

  • Banner

Meskipun brosur dan banner sama-sama menggunakan tulisan dan gambar sebagai media penyampaian pesan, tetapi banner dinilai lebih efektif.

 

Banner biasanya dicetak di atas lembaran kain atau terpal. Hal ini, tentu lebih awet dibanding kertas. Banner juga bisa dipakai berulang kali. Selain banner yang dipasang seperti spanduk, hadir pula x-banner yang biasa digunakan ketika brand membuka stand pada event-event tertentu.

 

  • Merchandise

Merchandise adalah salah satu media promosi visual yang banyak dibuat, terutama oleh instansi. Merchandise bisa berbentuk mug, gantungan kunci, tshirt, alat tulis, hingga kalender.

 

Penggunaan merchandise sebagai media promosi dianggap lebih efektif, karena bentuknya yang bermanfaat. Contohnya, tshirt partai yang banyak dipakai tukang becak atau kalender yang dibagikan oleh pihak bank kepada nasabahnya di setiap akhir tahun.

 

  • Televisi

Televisi merupakan contoh media promosi dengan video. Selain tontonan yang menghibur, masyarakat juga bisa mendapat beragam manfaat edukasi. Ada banyak sekali konten promosi dari media promosi berbentuk video marketing, seperti iklan komersial yang muncul di sela tayangan, konten promosi berbentuk video animasi, running text ketika acara berlangsung, hingga berbagai kuis yang hadir memeriahkan reality show.

 

Anggaran yang dikeluarkan untuk membuat iklan televisi tergolong tinggi. Oleh sebab itu, tidak semua pengusaha mampu melakukan cara ini. Sebagai alternatif, banyak yang akhirnya memilih memasang iklan di internet atau iklan surat kabar.

 

  • Internet

Berbagai kemudahan yang bisa dilakukan dengan bantuan internet, membuat masyarakat seolah tak bisa lepas dari koneksinya. Ditambah, hadirnya beragam smartphone dengan fitur canggih dan harga terjangkau, membuat jumlah pengguna internet terus mengalami peningkatan.

 

Sebagai media promosi dengan video, internet menawarkan harga terjangkau. Meski demikian, sebelum memasang iklan di internet, Anda harus memahami dulu bisnis yang dimiliki agar iklan yang dibuat menjadi efektif. Selain itu, Anda perlu mengetahui, tren konten yang sedang berlangsung.

 

 

Strength, Weakness, Opportunity, Threats (SWOT)

Salah satu analisis yang dapat Anda gunakan ialah menggunakan metode analisis SWOT. SWOT merupakan kepanjangan dari strengthweaknessopportunity, dan threats.

 

  • Strength

Adalah kekuatan yang bisnis Anda miliki. Misal, Anda berbisnis di sektor kesehatan, yaitu penyedia berbagai produk herbal. Cari faktor yang membuat pembeli tidak mudah berpaling dari Anda. Kelebihan ini juga perlu dimaksimalkan untuk meningkatkan penjualan produk.

 

Mungkin, produk Anda memiliki harga terjangkau karena bahan bakunya berasal dari sumber daya lokal, sehingga menghemat biaya operasional. Kelebihan lain, seperti diproses secara higienis, memiliki label halal, izin edar, dan sebagainya.

 

  • Weakness

Adalah kelemahan yang dimiliki bisnis Anda. Misal, Anda berjualan madu asli, sehingga persediaan sering kosong. Bisa jadi hal ini, karena produksinya tidak boleh mengganggu keseimbangan alam.

 

Langkah apa yang bisa dilakukan untuk mempertahankan margin? Anda perlu memikirkan solusi terbaik untuk mengatasi kelemahan ini.

 

  • Opportunity

Kesempatan yang bisa Anda gunakan. Bisa jadi, produk Anda menggunakan kemasan ramah lingkungan yang tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Value ini yang perlu Anda unggulkan.

 

  • Threats

Berarti ancaman. Misal, akibat pandemi gerai bisnis Anda mengalami penurunan pengunjung. Langkah apa yang bisa Anda tempuh?

 

 

Animation Flipbook

Melalui analisis tersebut, Anda bisa mencari solusi untuk menjaga keberlangsungan bisnis seperti yang telah disebut sebelumnya, yaitu dengan membuat konten promosi yang unik. Anda dapat mencoba menggunakan animation flipbookAnimation flipbook merupakan salah satu bentuk konten animasi berbentuk video dengan tampilan unik.

 

Cara Membuat Animation Flipbook

  1. Buatlah gambar animation flipbook dari halaman terakhir. Memulai karya flipbook dari belakang akan menghindarkan Anda dari kesalahan.
  2. Teruskan menggambar pada halaman selanjutnya. Goreskan pensil sedikit bergeser apabila animation flipbook yang Anda buat bersifat dinamis. Sedangkan pada gambar yang bersifat statis, goreskan pensil di tempat yang sama.
  3. Lanjutkan layering per halaman hingga selesai.

 

Jika menggunakan cara manual, sebaiknya Anda menggunakan pensil dibanding pena. Hal ini bertujuan agar ketika terjadi kesalahan, bisa lebih mudah dikoreksi.

 

Animation flipbook sebenarnya tidak harus terpaku pada gambar yang seolah bergerak. Anda bisa membuat bentuk unik, seperti menggunakan kertas yang dilubangi hole punch untuk menghasilkan bentuk atraktif.

 

 

Anda bisa melihat beberapa contoh video animasi bertema animation flipbook di internet untuk memancing inspirasi Anda. Jika butuh masukan lebih lanjut, Anda bisa mencari seseorang yang memang berpengalaman dalam membuat animation flipbook ini. Atau hubungi saja tim digital marketing agency Jakarta, untuk berdiskusi mengenai cara promosi terbaik di internet.