MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Mengubah QR Code menjadi Seni: Strategi Pemasaran Coca-Cola yang Penuh Inovasi

 · 
1 min read
 · 
eye 931  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Dalam sebuah langkah terobosan yang mengesankan, Coca-Cola telah menghadirkan kode QR yang tak hanya informatif, tapi juga penuh seni melalui platform musik global mereka, Coke Studio. 

Menurut informasi yang dibagikan dengan Marketing Dive, Coca-Cola mengklaim bahwa mereka adalah salah satu merek pertama di dunia yang memanfaatkan kode QR unik ini dalam kampanye pemasaran mereka.

Kampanye kode QR ini merupakan langkah ekspansi terbaru dari program Coke Studio oleh Coca-Cola. 

Pada bulan Juli, Coca-Cola meluncurkan upaya immersif yang didukung oleh generative AI yang memberikan kesempatan kepada pengunjung festival musik di Amerika Serikat untuk menciptakan pengalaman musik asli mereka sendiri. 

Seni Teknologi QR Code

Kode-kode ini dibuat oleh Troy Ni, seorang teknolog kreatif dan seniman, dengan teknologi Stable Diffusion dan ControlNet yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan kode QR yang lebih artistik daripada sebelumnya. 

Kolaborasi ini terjalin bersama WPP Open X, membawa kode-kode ini muncul di layar luar ruangan di bioskop, stadion, dan taman hiburan di seluruh Amerika Serikat pada bulan Agustus, yang terkait dengan lagu terbaru dan video dari Coke Studio.

Coca-Cola menyebut Coke Studio sebagai salah satu sorotan dalam laporan pendapatan kuartal pertama mereka, yang menunjukkan hasil kerja sama dengan mitra jaringan pemasaran global, WPP. 

Musim terbaru program musik ini telah mencapai lebih dari 1 miliar streaming, dan saat ini menjadi program yang selalu ada di 30 pasar setelah awalnya diluncurkan di Pakistan pada tahun 2008 sebelum ekspansi global pada Mei 2022.

Seni dan Interaktivitas QR Code

Kampanye terbaru Coca-Cola di sekitar platform musik Coke Studio bertujuan untuk meningkatkan interaksi di luar ruangan dengan kode QR yang lebih menarik secara estetika dan interaktif dibandingkan dengan grid hitam-putih tradisional. 

Troy Ni, seorang teknolog kreatif dan seniman, mulai membagikan kode QR ilustratif di Reddit pada bulan Juni, menginspirasi seniman dan kreator lainnya untuk bereksperimen dengan kode QR yang unik. 

Ni menggunakan teknologi Stable Diffusion dan ControlNet yang memanfaatkan AI, menunjukkan bagaimana teknologi yang sedang menjadi tren ini memengaruhi seni dan periklanan.

Setiap dari lima kode QR ilustratif dalam kampanye ini terkait dengan momen berbeda dalam video "Be Who You Are (Real Magic)", lagu yang direkam sebagai bagian dari musim terbaru Coke Studio oleh Jon Batiste dan berkolaborasi dengan NewJeans, J.I.D, Camilo, dan Cat Burns. 

Konsumen yang memindai kode QR ini di bioskop, stadion, dan taman hiburan dapat melihat video yang diciptakan untuk kampanye ini.

Dengan inovasi terus-menerus, Coca-Cola terus menggabungkan seni dan teknologi dalam strategi pemasaran mereka, membuka peluang baru untuk interaksi yang menarik dengan konsumen di luar ruangan.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER